Kereta Gantung Rinjani Dapat Lampu Hijau

Kereta Gantung Rinjani Dapat Lampu Hijau
HM Suhaili FT (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Rencana Pemkab Lombok Tengah untuk membangun kereta gantung menuju gunung Rinjani mendapatkan lampu hijau dari pihak taman nasional gunung Rinjani (TNGR).

Pernyataan ini disampaikan langsung Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT. Bahwa selain izin yang sudah mendapatkan sinyal, pihak TNGR juga sudah memberikan lampu hijau.    “Rencana ini sudah ada dari tahun 2011. Selain investor sudah siap, juga sudah ada sinyal dari pihak perizinan. Dan, bahkan pihak TNGR sudah memberikan lampu hijau,’’ tegas Suhaili, Jumat kemarin (14/7).

Bupati dua periode ini menegaskan,  rencana pembangunan kereta gantung menuju gunung Rinjani itu, semacam mimpi masyarakat. Sebagian masyarakat punya mimpi dan bayangan untuk bisa menikmati keindahan alam gunung Rinjani. Bertolak dari mimpi dan bayangan masyarakat itulah, Pemkab Lombok Tengah kemudian mempertajam dengan wacaca pembangunan kereta gantung. Semua ini tak lepas dari mewujudkan keinginan masyarakat dengan kecanggihan teknologi sekarang ini. “Setelah saya pikir lebih jauh maka saya merasa bahwa kita semua berkebutuhan terkait kereta gantung tersebut,”tegasnya.

Untuk mewujudkan angan-angan masyarakat, sambung Suhaili, pihaknya kemudian melakukan uji studi secara profesional. Pihaknya kemudian mengajukan masalah ini ke dinas perizinan untuk dilakukan studi kelayakan. Alhasil, pihak perizinan sudah memberikan sinyal positif terkait wacana pembangunan kereta gantung tersebut.

Selain itu, sejumlah elemen masyarakat lainnya juga sudah memberikan sinyal positif. Sehingga pembangunan itu dapat dipastikan karena sudah menjadi sebuah rencana. “Kita saat ini sedang peroses memenuhi perizinan.  Jika kiranya tidak ada sinyal ,maka tidak mungkin kita merencanakan itu,” tegasnya lagi.

Bagimana dengan rumor penolakan yang berkembang di masyarakat? Suhaili tak gentar dengan kritikan yang dilontarkan masyarakat. Yang jelas, jika semua rencananya untuk kebaikan destinasi wisata NTB kedepannya. Maka, pihaknya memastikan pembangunan itu akan berjalan lancar sesuai rencana.

“Saya mengapresiasi kritikan dan masukan semua pihak. Tetapi saya sampaikan bahwa ide ini bukan baru kemarin dan sudah lama,” bebernya. (cr-met)