Kenari Fashion Street Resmi Ditunda

TENUN: Kenalkan produk tenun lokal di NTB, Pemprov NTB akan menggelar event Kenari Fashion Street, pada November 2023. Tampak Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, ketika melihat sarung tenun khas Bima. (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB resmi menunda pelaksanaan event bertajuk “Kenari Fashion Street”, yang awalnya akan dilaksanakan pada Sabtu, 28 Oktober 2023, atau bertepatan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, ke bulan November mendatang.

“Bukan batal, tapi ditunda, agar panitia lebih paripurna menyiapkan segala sesuatunya,” kata Asisten II Setdaprov NTB, Fathul Gani kepada Radar Lombok, Kamis (26/10).

Gani sapaan akrab mantan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB ini menyampaikan, bahwa pada dasarnya event Kenari Fashion Street itu telah siap dilaksanakan. Namun karena animo peserta yang ingin ikut pada ajang promosi kain lokal itu sangat tinggi, sehingga diperlukan kesiapan yang lebih matang.

“Soalnya ingin juga mendekatkan dengan ramgkaian kegiatan hari ulang tahun NTB pada 17 Desember,” katanya.
Awalnya, peserta Kenari Fashion Street hanya pejabat lingkup Pemprov NTB bersama jajarannya. Tapi setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/Kota ternyata antusiasme mereka sangat tinggi untuk ikut serta berpartisipasi dalam gelaran tersebut.

Selain mempromosikan produk kain tenun lokal daerah, rangkaian kegiatan Kenari Fashion Street juga akan menghadirkan UMKM yang ada di NTB. Harapannya para pejabat, ASN dan masyarakat bisa membeli produk lokal ini. “Nanti ada dalam bentuk makanan, hasil kerajinan, dan segala macamnya yang dijual,” ucapnya.

Paling tidak dengan sejumlah persiapan yang dilakukan oleh Pemprov NTB nanti, maka event Kenari Fashion Street dapat dilaksanakan pada pertengahan bulan November 2023 mendatang. Sehingga satu rangkaian dengan perayaan Hari Jadi NTB yang ke-65 tahun. “Initinya pasti dilaksanakan. Kenari Fashion Street ini merupakan event perdana kita,” ujarnya.

Kegiatan Kenari Fashion Street akan dilaksanakan di Jalan Pejanggik, Kota Mataram. Sementara penamaan Kenari Fashion Street sendiri, karena ruas jalan yang menjadi lokasi kegiatan dinaungi banyak pohon kenari.

Sementara Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi sebelummya mengungkapkan jika Kenari Fashion Street merupakan tindak lanjut dari kegiatan Istana Berbatik di Istana Negara, tanggal 1 Oktober 2023 lalu.
Nantinya pada acara Kenari Fashion Street ini akan diramaikan oleh para pimpinan daerah, mulai dari gubernur, eselon II lingkup Pemprov, hingga bupati/walikota, serta kementerian dan lembaga. “Pertunjukan fesyen tersebut, akan digelar mulai dari depan Taman Sangkareang, hingga depan Kantor Gubernur NTB,” jelas Miq Gita, sapaan akrab Pj Gubernur.

Kegiatan Kenari Fashion Street ini bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya para penenun di NTB. “Namun nanti bisa juga mengakomodir hasil tenun warga binaan di Lapas Perempuan Mataram,” pungkas Miq Gita. (rat)

Komentar Anda