Kenaikan Tarif PLN akan Terus Bergulir

Deny Mahfuz (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Manager PLN Rayon II Praya Lombok Tengah, Deny Mahfuz mengaku, kalau kenaikan tarif PLN bakal berakhir pada bulan Juli 2017 mendatang. Kenaikan tersebut berlaku untuk daya 900 ribu watt. “Kenaikan ini merupakan program pemerintah pusat dan ini akan berlaku terus sampai bulan Juli mendatang,” katanya, Senin (16/01).

Dijelasankan, kenaikan ini tidak bersipat menoton, namun akan terus bertambah. Artinya untuk daya 900 ribu watt, terhitung mulai 1 Januari hingga 28 Februari 2017, dengan angka kenaikan dari tarif semula sebesar Rp 791 rupiah.  Selanjutnya dari tanggal 1 Maret sampai 21 April dengan kenaikan Rp 1024 rupiah. Dari tanggal 1 Mei sampai 31 Juni dengan kenaikan Rp 1352 rupiah. “Kenaikan itu akan berakhir pada bulan Juli dan terhitung dari bulan Juli tidak ada lagi listrik bersubsidi,” terangnya.

[postingan number=3 tag=”listrik”]

Kenaikan ini lanjutnya, ini merupakan kebijakan pemerintah pusat guna melakukan penanggulangan kemiskinan. Di mana di pusat ditangani oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sedangkan didaerah dinamakan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD).

Dikatakan, jumlah pengguna yang memiliki daya 900 ribu watt di NTB ini sebanyak  324 ribu. Khusus di Lombok Tengah sampai saat ini masih dilakukan pendataan. “Saya masih mengumpulkan berapa pelanggan yang memiliki daya 900 ribu watt. Sebab saya di Rayon II terbilang masih baru menggantikan Lalu Muliadi,” terangnya.

Masih belum lengkapnya data berapa pelanggan yang memiliki daya di 900 ribu watt, pihaknya berjanji dalam minggu-minggu ini data tersebut bisa diberikan. “Insya Allah akhir bulan ini, saya bisa serahkan mana saja pelanggan yang memiliki daya 900 watt di Lombok Tengah,” ulangnya. (cr-ap)