Kemenparekraf dan Dispar Gaungkan Program Revitalisasi Bumi

Persiapan NTB Terima Kunjungan Wisatawan

REVITALISASI BUMI: Kepala Dispar NTB, Lalu Moh Faozal, ketika memberikan sosialisasi program Revitalisasi Bumi yang dicanangkan Kemenparekraf RI, sebagai persiapan NTB menyambut kembali kunjungan wisatawan, di Gili Lampu, Lotim. (dispar for radarlombok.co.id)

MATARAM—Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI telah memprogramkan “Revitalisasi Bumi” untuk menyambut kunjungan wisatawan dengan lingkungan yang bersih dan sehat. Dalam Hal ini Kemenparekraf RI bekerjasama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB, gencar menggaungkan program ini ke para pelaku wisata di berbagai lokasi objek wisata di NTB.

Terkait itu, Dinas Pariwisata Provinsi NTB sendiri bahkan telah melaksanakan kegiatan Revitalisasi Bumi ini di beberapa tempat sejak 1 September 2020 lalu. “Berawal dari Pantai Pandanan Kabupaten Lombok Utara, kemudian Tanjung Luar Kabupaten Lombok Timur, dan kini berlanjut ke Gili Lampu, Lombok Timur,” kata Kepala Dispar NTB, Lalu moh Faozal, Senin (7/9/2020).

Disampaikan Faozal, kegiatan Revitalisasi Bumi di Gili Lampu ini berlangsung dari 7-8 September. Kegiatan dibuka langsung oleh Kadis Pariwisata Kabupaten Lombok Timur, Dr. H. Mugni, Ss, bertempat di Pondok Wisata Gili Lampu, Desa Padak Guar, Sambelia. Kemudian hari berikutnya akan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih pantai di sekitar pantai Gili Lampu.

Kegiatan selain dihadiri Kadispar Provinsi NTB, juga Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Provinsi NTB, H. Ahlul Wakti, ST. MT, Camat Sambelia, Kepala Desa Padak Guar, Kepala Desa Dadap, Kepala Dusun Transat, Babinsa Padak Guar, Ketua Pokdarwis serta masyarakat setempat.

“Rangkaian kegiatan Revitalisasi Bumi akan dilanjutkan kembali pada 9-15 September di beberapa tempat yang telah dipilih, yakni Selong Belanak Kabupaten Lombok Tengah, Gili Nanggu dan Ekowisata Lembar Selatan Kabupaten Lombok Barat. Setiap kegiatan Revitalisasi Bumi yang telah terlaksana dan yang akan dilaksanakan berlangsung selama 2 hari di setiap tempat atau lokasi yang menjadi pilihan dari program ini. (gt)