Kemenhub : Perubahan Nama Bandara karena Ada Surat

Nama TGB akan Diabadikan untuk Gedung Poltekpar

BIL
Polemik masih terjadi terkait perubahan nama Bandar Udara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM).

MATARAM – Polemik masih terjadi terkait perubahan nama Bandar Udara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM). Namun Kementerian Perhubungan memastikan adanya perubahan nama berdasarkan usulan yang masuk.

BACA JUGA: Pergantian Nama Bandara Dianggap Kental Muatan Politik

Kepala Bagian (Kabag) Kerjasama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Sindu Rahayu mengatakan perubahan nama bandara tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) RI Nomor KP 1421 Tahun 2018. “ Kemenhub telah menerima surat dari Gubernur dan DPRD Provinsi NTB,” tegasnya kepada Radar Lombok, Minggu (9/9).

Dijelaskan Sindu, pengusulan nama bandara sudah menjadi satu kesatuan dengan usulan penetapan lokasi. Terkait lokasi juga ditetapkan dengan keputusan menteri. “ Maka bila terdapat usulan perubahan nama bandara, harus mendapatkan persetujun menteri dengan melampirkan data dukungan,” terangnya.

Usulan nama bandara imbuhnya, melekat di dalam usulan penetapan lokasi bandara. Semua itu telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permen) nomor 20 tahun 2014 tentang Tata Cara dan Prosedur Penetapan Lokasi Bandar Udara. “ Itu disampaikan oleh pemerakarsa melalui surat permohonan tertulis dengan melampirkan persyaratan sesuai pasal 40 Permen tersebut,” ucapnya.

BACA JUGA: Pendaftaran CPNS Segera Dibuka

Sekretaris Daerah Provinsi NTB H Rosiady Sayuti berharap semua pihak bisa memahami perubahan nama bandara. Apalagi prosesnya selama ini transparan, mulai dari penyelenggaraan seminar hingga uji publik. Terkait dengan masih adanya penolakan, Sekda terus berupaya membangun komunikasi dengan pihak Pemkab Lombok Tengah. Hal itu penting dilakukan untuk mencari solusi. “ Sejak lama sebenarnya kita sudah komunikasi. Mamiq Lalu Putrie juga sudah diundang bersama kawan-kawan. Datang kok beliau, itu sebelum puasa kemarin,” kata Sekda.

Selain perubahan nama bandara menjadi polemik, isu tersebut menjadi liar hingga nama Poltekpar Lombok. Informasi tersebut diungkap oleh Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah H. Lalu Putrie.

1
2
3
Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut