Kemenag Bagi “Duit” Saat MPLS

PRAYA—Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah, H Nasri Anggara, memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah dan madrasah di Lombok Tengah.

“Kendati kami di lingkungan madrasah, namun tetap bergandengan dengan sekolah. Buktinya kami sudah perintahkan kepada semua pengawas untuk turun memberikan motivasi kepada siswa. Baik itu di lingkungan madrasah ataupun sekolah,” katanya, Rabu (20/7).

Saat memantau MPLS, pihaknya membagi-bagikan “duit”. Tujuanya untuk memotivasi peserta didik agar giat belajar. Pihaknya tetap menekankan kepada siswa untuk lebih banyak Do’a, Usaha, Ikhtiar dan Tawadduk (Duit). Diberikannya empat cara ini untuk menjadi orang sukses.

Dijelaskan, bekerja tanpa berdo’a, berkahnya kurang dan apa yang dilaksanakan kurang sempurna. Selanjutnya berusaha, apapun yang akan dilakukan jika tanpa ada usaha sama artinya dengan bercita-cita namun tidak berbuat.

BACA JUGA :  Dikpora Terjunkan Pengawas Pantau Kegiatan MPLS

Acara bagi-bagi Duit ini dilakukan Kemenag saat mengunjungi SMKN 1 Praya Tengah. Ia didampingi sejumlah stafnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Praya Tengah Lombok Tengah, Khaerul Akhmad, MPd menyebutkan, jumlah siswa tahun ini berjumlah 431 orang.

Dimana dari jumlah tersebut, terbagi dalam 5 jurusan. Yakni jurusan Akuntasi, Administrasi Perkantoran, Pemasaran atau Marketing, Multimedia dan Perbangkan.  “Kita hanya menerima siswa sesuai dengan kebutuhan, yakni 431 orang siswa,” ungkapnya.

Dalam program MPLS ini, pihaknya lebih menekankan kepada pengenalan lingkungan sekolah dan memberikan pemahaman tentang beberapa ilmu yang menyangkut jurusan yang mereka ambil. Hal ini dilakukan, guna memberikan pemahaman dasar, sehingga nanti siswa ketika menerima materi pembelajaran, tidak terlalu asing dan tidak membuat mereka bosan.  (cr-ap)