Keluarga Syekh Ali Jaber Minta Kasus Penusukan Diusut Tuntas

Salim Jaber saat melihat informasi tentang Syekh Ali Jaber lewat handphone pribadinya. (Faisal Haris/radarlombok.co.id)

MATARAM-Keluarga besar Syekh Ali Jaber di pulau Lombok Nusa Tenggara Barat minta kasus penusukan kepada ulama itu supaya diusut tuntas.

Syekh Ali Jaber ditusuk saat mengisi ceramah di Masjid Falahudiin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB), Lampung Minggu (13/9/2020). Salim Jaber mertua Syekh Ali Jaber mengaku sangat terkejut atas kabar tersebut. “Tanggapan pertama kami kaget saat mendengar kabar itu. Tapi alhamdulillah setelah mendapatkan berita dari dia (Syekh Ali Jaber) selamat setelah dioperasi,” ungkapnya saat ditemuai radarlombok.co.id di kediamannya di Mataram, Selasa (15/9/2020).

Abah Salim menuturkan, akibat tusukan dari pelaku Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan, hingga dijahit sekitar enam jahitan di bagian dalam dan empat jahitan di luarnya. “Tapi alhamdulillah dia (Syekh Ali Jaber) dalam keadaan sehat walafiat, dan tidak merasakan sakit dalam dirinya. Sampai di Jakarta sekarang salam keadaan sehat walafiat,”tuturnya.

Kabar penusukan yang menimpa Syekh Ali Jaber, awalnya didapatkan keluarga dari informasi media. Setelah itu, pihak keluarga terutama istri dari Syekh Ali Jaber langsung menghubungi untuk bisa mendapatkan informasi lebih lanjut. “Pertama informasi itu dari media. Dan saya punya anak (istri Syekh Ali Jaber) juga berbicara langsung dan dapat berita kalau dia (Syekh Ali Jaber) dalam keadaan sehat walafiat,” tuturnya.

Abah Salim juga sempat melakukan komunikasi langsung lewat telpon dengan Syekh Ali Jaber. Dalam obrolanya juga disampaikan kalau dalam keadaan sehat-sehat saja. Terkait proses hukum kasus ini, pihak keluarga sendiri menyerahkannya ke Syekh Ali Jaber. “Nah kalau itu kita tunggu dari Syekh Ali bagaimana tanggapannya, karena kita belum hubungi lagi,”ucapnya.

Namun, Abah Salim berharap, agar kasus yang menimpa menantunya bisa diungkap secara cepat dan tuntas. Dia juga meminta jangan dikait-kait dengan masalah lain, apalagi dikaitkan kalau pelakunya gila atau lain sebagainya. “Ya harapan kami bisa diungkap secapatnya atas kejadian itu,”harpanya.

Sementara istri Syekh Ali Jaber belum bisa berkomentar banyak atas apa yang menimpa suami tercintanya. Namun dia mengaku kaget dan sedih atas kejadian tersebut. “Ya kami juga merasa kaget juga. Dan kita semua merasa keberatan atas kejadian itu,”ucapnya dan meminta tidak ditulis namanya. (sal)

BACA JUGA :  MUI NTB Desak Polisi Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber