Kekurangan Guru PNS Ancam Kualitas Pendidikan Mataram

Ilustrasi PNS
Ilustrasi PNS

MATARAM – Masih belumnya teratasi persoalan kekurangan jumlah guru di jenjang Sekolah Dasar (SD) semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, kekurangan jumlah guru PNS di jenjang SD ini bisa saja mengancam kualitas mutu pendidikan di Kota Mataram yang akan menurun.

BACA : Mataram Mulai Krisis Ratusan Guru PNS

Persoalan kekurangan guru ini di Kota Mataram terjadi sejak 2017 utamanya di jenjang pendidikan SD untuk guru kelas dan mata pelajaran. Dari enam  kecamatan di Kota Mataram jumlah SD sebanyak 148, kekurangan guru PNS sudah mencapai 460 orang lebih.

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mataram, Hj Sri Winarni mengatakan, kekurangan guru di jenjang SD saat ini sudah cukup parah. Dari 148 SD di Kota Mataram, rata rata semuanya mengalami kekurangan guru PNS. Mulai dari Kecamatan Mataram dan Selaparang yang jumlah SD sebanyak 57 guru PNS kurang. Kemudian Kecamatan Ampenan dan Sekarbela yang jumlah SD 40 juga kekurangan. Begitu juga dengan Kecamatan Cakranegara dan Sandubaya dengan jumlah SD sebanyak 51 juga sejak lama kekurangan guru PNS.

“Kita prihatin dengan kondisi kekurangan guru PNS ini. Tapi disatu sisi kita tidak bisa berbuat banyak, karena keputusannya tetap di pusat,” kata Sri, Selasa kemarin (22/5). 

Dikatakannya, kondisi kekurangan guru PNS sekarang ini memang terjadi gejolak di tataran bawah kerap terjadi. Bahkan kaitannya dengan kebingungan yang dialami oleh Kepala Sekolah atas masalah tersebut dimakluminya. Karena mau tidak mau persoalan kekurangan guru PNS ini pada prinsipnya harus diatasi dengan pengangkatan guru honor yang sistim penggajiannya berasal dari pihak Kepsek yang bersangkutan. Otomatis hal tersebut berdampak terhadap beban anggaran yang ditanggung oleh sekolah bersangkutan.