Kekeringan Landa Empat Kecamatan di Lombok Barat

kekeringan
Kemarau : Warga Desa Banyu Urip menunggu kedatangan air bersih yang akan dibawakan oleh Pemda Lobar. (IST/ Radar Lombok)

GIRI MENANG – Musim kemarau di daerah ini berdampak terhadap persediaan air bersih warga. Di Lombok Barat berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kekeringan melanda empat kecamatan, di bagian selatan dan tengah.

Kepala Seksi Logistik BPBD Lobar Tohri menjelaskan, dari data BMKG empat kecamatan yang terdampak itu yakni Kecamatan Kuripan, Kecamatan Lembar, Sekotong dan  Kecamatan Gerung.” Empat kecamatan sudah terdampak kekeringan,” tegas Tohri saat ditemui kemarin.

Sedangkan kecamatan yang berada di wilayah utara dan timur debit airnya masih tersedia serta tidak ada dampak kekeringan. Untuk empat kecamatan yang terdampak ini, pihaknya setiap hari mengirim sekitar 10 sampai 15 ribu liter air bersih. Suplai air bersih ke empat kecamatan ini sudah dilakukan sejak Senin lalu. Jumlah desa yang dilanda kekeringan di 4 kecamatan ini jumlahya lebih dari 10 desa. Untuk wilayah Sekotong saat ini suplai air bersih hanya baru sampai di wilayah Sekotong Tengah. Hal ini terjadi karena memang lokasi tujuan pengiriman air tersebut cukup jauh, terpencil dan berbahaya. Solusinya BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar bisa mengirimkan air bersih kepada masyarakat.

Kondisi musim  kemarau ini ternyata berpengaruh terhadap stok air bersih yang dimiliki oleh PDAM. Akibatnya pasokan air bersih yang bisa dikirim bergantung juga dari ketersediaan air bersih PDAM.”Debit air di PDAM mulai berkurang juga,” tegasnya.