Kejati Telisik Dugaan Korupsi Even Motocross Lombok Sumbawa

MOTOCROSS: Even Lombok Sumbawa Motocross Competition 2023, yang berlangsung di Sirkuit Tohpati, Kota Mataram, tanggal 24-26 November 2023 lalu, yang anggarannya dari Kemenparekraf kembali ditelisik Kejati NTB karena diduga ada penyelewengan. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB menelisik adanya dugaan korupsi pada even Lombok Sumbawa Motocross Competition 2023 dengan anggaran sebesar Rp 24 miliar.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTB Ely Rahmawati tidak menampik pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap anggaran puluhan miliar yang bersumber dari pusat tersebut. “Masih lid (penyelidikan),” kata Ely di ruang Media Center Kejati NTB, Selasa (9/7).

Ely masih enggan membuka kasus ini secara gamblang, dengan alasan masih dalam tahap penyelidikan. “Masih lid (penyelidikan), kita tidak bisa kasih keterangan banyak-banyak,” ujarnya.

Anggaran Rp 24 miliar itu digelontorkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk mendukung event Lombok Sumbawa Motocross Competition 2023 yang digelar di Sirkuit Tohpati Mataram pada 24-26 November 2023 lalu.

Namun dari total anggaran Rp 24 miliar itu, penggunaannya diduga banyak yang tidak sesuai peruntukan. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Lombok, sejumlah pihak terkait sudah dimintai keterangan oleh Kejati NTB, salah satunya Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB, Jamaluddin Maladi.

Jamaluddin Maladi ketika dikonfirmasi Radar Lombok melalui pesan WhatsApp (WA), belum memberikan tanggapan.

Sebelumnya, Jamaluddin Maladi menegaskan puluhan milliar anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat untuk daerah ini tidak didapatkan secara cuma-cuma. Tetapi sudah ada RAB dalam proposal kegiatan Lombok Sumbawa Motocross Competition 2023 yang diajukan Pemprov ke Pusat.

Baca Juga :  DPRD Sorot Retribusi Rendah Hingga Saran Penundaan Beasiswa

“Ada RAB proposal, dasar anggara Rp 24 Milliar itu turun bukan seperti membalikkan telapak tangan. Tentu ada kegiatan-kegiatannya, kalau tidak sesuai dengan itu siap-siap yang mengelola itu pasti masuk penjara,” ungkap Jamaluddin ketika ditemui di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur, Kamis (23/11/2023) lalu.

Sesuai aturan dalam Perpres, bahwa pengelolaan dana itu melalui kerjasama yang terjalin antara Pemerintah Pusat dengan Pemprov, dalam hal ini Dispar NTB sebagai leading sektor. Anggaran sebesar itu kata Jamal, diperuntukkan untuk membiayai seluruh rangkaian event Lombok Sumbawa Motocross, mulai dari roadshow di empat kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta,dan Surabaya.

Selanjutnya rangkaian event di Lombok-Sumbawa yakni E-Sport Competition, pemilihan duta sport tourism, touring jelajah Sumbawa, parade otomotif, explore Lombok community, grass track dan motorcross. Berikutnya sasambo custom fest, sasambo creative fest, sound of noise serta touring jelajah Lombok.

“Karena dana ini untuk mempromosikan pariwisata, dan NTB merupakan DPSP (Destinasi Pariwisata Super Prioritas) dan sudah ditetapkan sebagai provinsi sport tourism, seperti keberadaan KEK Mandalika, MotoGP, WSBK, MXGP. Kan banyak kegiatan yang terkait dengan sport di NTB, itulah dasarnya anggaran ini turun,” terang Jamal.

Baca Juga :  Pemancing Asal Lotim Ditemukan Mengambang di Perairan Gili Penyu

Dari Rp 24 milliar yang digelontorkan pusat untuk event Lombok Sumbawa Motocross itu, sebanyak Rp 7 milliar dikelola oleh pihak Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB. Anggaran sebanyak ini sesuai dengan jumlah RAB dalam proposal yang diajukan Pemprov ke Kemenparekraf.

“IMI kita minta apa kegiatannya, memang judulnya motocross, tapi apapun event tetap side event yang paling besar, bukan kegiatan utamanya yang besar. Justru yang (besar) sewa sound sistem, panggung, sewa artis,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Ikatan Motor Indonesia NTB, Lalu Herman Mahaputra membenarkan bahwa IMI mendapatkan alokasi anggaran sebanyak Rp 7 milliar untuk penyelenggaraan Lombok Sumbawa Motocross 2023. “Jadi totalnya itu Rp 24 milliar. Kita sebagai main event (acara utama) itu diberikan anggaran sebesar Rp 6 miliar – Rp 7 milliar, sisanya Dinas Pariwisata,” ujarnya.

Selaku Ketua IMI, pihaknya sudah memerintahkan para anggotanya untuk berkoordinasi dengan Dispar NTB, terkait penyelenggaraan Lombok Sumbawa Motocross 2023. Sedikitnya ada 7 rangkaian main event dalam Lombok Sumbawa Motocross, salah satunya explore Lombok-Sumbawa.

“Dengan kita mengeksplore Lombok Sumbawa itu, kita harapkan para peserta ini membuat konten alam Lombok-Sumbawa itu seperti apa. Ini adalah salah satu cara menstimulus untuk peningkatan wisata dan sport-nya,” pungkasnya. (sid)

Komentar Anda