Kejari Masih Simpan Hasil Ekposes Tiga Kasus Korupsi

MATARAM–Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram sampai  saat ini masih bungkam terkait dengan hasil gelar perkara (ekposes) tiga kasus dugaan tindak pidana korupsi yang ditangani.

Padahal Kejari Mataram menjanjikan ekspose tersebut akan dilakukan sejak pertengahan Mei  lalu. Ekspose ini disebut-disebut bertujuan  untuk memastikan dan menuntaskan tiga kasus dugaan korupsi tersebut.

Kejaksaan memastikan hasil ekposes ketiga kasus tersebut akan diumumkan pada saat puncak peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-56 tanggal 22 Juli mendatang. " Nanti akan diumumkan hasil eksposenya sekalian peringatan HBA ke-56 tanggal 22 Juli pekan depan," ujar Kajari Mataram melalui Kasi Pidsus   Herya Sakti Saad kemarin.

Untuk diketahui,  tiga kasus dugaan korupsi yang diekposes ini antara lain adalah hasil penyidikan kasus penyaluran dana Bantuan Stimulus Pembangunan Swadaya (BSPS) tahun 2013 di Desa Senaru dan Desa Sukadana Kecamatan Bayan KLU. Kasus BSPS yang ditangani ini masih berkutat pada penentuan tersangka tambahan.  Kemudian kejaksaan juga akan mengekposes kasus penerbitan sertifikat di lahan hutan lindung Kedaro yang sudah memvonis mantan Bupati Lombok Barat (Lobar) H Mahrip 22 bulan hukuman penjara. Saat ini kasus tersebut belum dituntaskan oleh kejaksaan penanganannya dan masih menyisakan empat orang tersangka lainnya.

Selanjutnya, kejaksaan juga akan mengekposes hasil temuan dalam penyelidikan kasus dugaan penyimpangan dana Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Pertamanan Kota Mataram. Herya juga mengakui jika ada beberapa hal yang harus dievaluasi dahulu sebelum diumumkan ke publik. " Iya masih kita evaluasi sebelum kita umumkan hasil semuanya," katanya.

Ia juga mengaku saat ini di kejaksaan masih merasakan suasana lebaran Idhul Fitri. Sehingga penanganan kasus-kasus belum dioptimalkan seperti biasanya. Selain itu, seluruh jajaran kejaksaan di seluruh Indonesia juga saat ini sedang melaksanakan rangkaian kegiatan dalam memperingati HBA ke-56. " Sabar dulu ya, kita masih banyak kegiatan. Minggu depan akan diumumkan, ditunggu saja," tandasnya.(gal)