Kejar Tiket Olimpiade, Zigi Sudah Gabung Pelatnas

PELATNAS: Inilah Karateka NTB, Ahmad Zigi Zaresta Yuda yang kini sudah gabung Pelatnas Karate.(Istimewa)

MATARAM–Pelatnas karate untuk persiapan kualifikasi olimpiade akan dimulai pekan depan. Pelatnas ini digelar di Bali dengan melibatkan 26 karateka dan enam pelatih.
Pada dua bulan terakhir ini, pelatnas difokuskan untuk pemulihan kondisi fisik atlet. “Informasinya memang akan dimulai pekan depan. SK juga sudah keluar. Tapi sampai sekarang daerah belum mendapatkan SK itu,” ujar Pelatih Karate NTB Lalu Ega Nenditia.

Berdasarkan informasi soal pelatnas, karateka NTB Ahmad Zigi Zaresta Yuda kini juga sudah berada di Bali. Zigi kini menjalani training camp sebagai persiapan awal sebelum pelatnas dimulai. “Secara kesempatan, Zigi bisa masuk pelatnas. Makanya kita lebih dulu ke sini untuk persiapan. Sekarang sembilan atlet sudah di Bali. Sisanya menyusul 14 November nanti,” katanya.

Zigi menjelaskan, saat ini dirinya berada di peringkat 24 untuk sistem perangkingan berdasarkan hasil kejuaraan yang dihitung sebagai kualifikasi olimpiade. Jika berdasarkan sistem perangkingan, hanya sepuluh besar yang diambil.

Menurut Zigi, untuk mengejar poin agar masuk sepuluh besar masih sangat memungkinkan. Karena masih ada karateka tuan rumah olimpiade yakni Jepang yang masuk di perangkingan tersebut. “Karateka Jepang tidak masuk perangkingan karena sudah pasti lolos sebagai tuan rumah olimpiade,” terang dia.

Kualifikasi olimpiade menyisakan satu kejuaraan lagi. Kejuaraan tersebut akan digelar Februari 2021 mendatang. Zigi menjelaskan tiket ke olimpiade juga bisa diperoleh melalui kejuaraan karate yang akan diselenggarakan di Paris, Prancis, 2021 mendatang. “Ini kejuaraan terakhir untuk kualifikasi olimpiade. Dari kejuaraan ini peringkat satu hingga tiga otomatis lolos, tidak perlu menggunakan poin perangkingan yang tadi,” paparnya.

Jika dari kedua event tersebut Zigi belum berhasil lolos. Masih ada satu jalan lagi untuk lolos ke olimpiade. Yakni menggunakan jatah benua pilihan. Namun hanya dua tiket yang diperebutkan dari metode ini. “Karateka terbaik dari benua-benua di dunia ini nanti dinilai berdasarkan performa keseluruhan. Baru diambil dua saja,” katanya.

Meskipun masih banyak jalan menuju olimpiade, Zigi tidak kendor. Dirinya terus mempersiapkan diri agar siap bertanding ketika sudah masuk kualifikasi olimpiade lagi. (rie)