Keberangkatan Haji 2021 Belum Pasti, Manasik Diminta Tetap Berjalan

Dr. KH. Zaidi Abdad, MA (FAISAL HARIS/radarlombok.co.id)

MATARAM–Hingga saat ini, pemberangkatan jemaah haji Indonesia pada 2021 masih belum pasti. Bahkan Pemerintah Indonesia belum mendapatkan kuota haji dari Arab Saudi.

Kepala Kantor Wilayah Kemenang NTB Dr. KH. Zaidi Abdad, MA mengatakan, soal kepastian keberangkatan dan kuota haji pihaknya belum mendapat informasi resmi dari pemerintah pusat. Karena memang dariĀ  Pemerintah Arab Saudi juga belum ada sinyal. “Jadi untuk haji ini masih belum ada kepastian,” tegasnya kepada Radar Lombok, Rabu (20/1/2021)

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi sebagai upaya memberikan informasi kepada para calon jemaah haji di NTB. “Upaya yang akan dilakukan Kemenag, tentu kita harapkan nanti ada sosialisasi permakluman kepada jemaah melalui Kemenag Kabupaten/Kota,” katanya.

Dalam kegiatan sosialisasi yang nanti akan dilakukan tersebut, tentu dari Kemenang akan menyampaikan apa yang menjadi informasi dari pemerintah pusat. Jika memang ada kepastian keberangkatan, maka pihaknya akan melakukan langkah-langkah untuk mempersiapkan keberangkatan.

Di samping itu, pihaknya juga mengharapkan Kemenang Kabupaten/Kota untuk melakukan pembinaan terhadap para calon jemaah haji seperti pembinaan manasik meski tidak dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya, mengingat masih mewabahnya covid-19. Paling tidak para calon jemaah tidak melupakan soal manasik, sehingga perlu juga ada pendekatan dari masing-masing kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan manasik. “Soal sistemnya nanti masing-masing kabupaten/kota yang menentukan. Yang terpenting tidak melanggar protokol kesehatan covid-19, sehingga hal ini tetap kita akan upayakan meski tetap harus berkoordinasi dengan pusat dulu,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada para calon jemaah haji yang sebelumnya juga pernah mengalami penundaan keberangkatan untuk tetap bersabar menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat soal kapan kepastian keberangkatan. “Ya imbauan kita kepada jemaah harus tetap bersabar,” imbaunya. (sal)