Kasus Positif Covid di NTB Sudah Tembus 300 Orang

Data Perkembangan Kasus Covid-19 di Provinsi NTB tanggal 6 Mei 2020
Data Perkembangan Kasus Covid-19 di Provinsi NTB tanggal 6 Mei 2020

Tambahan dari Pasien Dibawah Umur Lima Orang

MATARAM – Data jumlah kasus positif Covid-19 di NTB sudah mencapai 300 orang, per 6 Mei 2020 terjadi penambahan, 11 orang kasus baru terkonfirmasi positif. Mereka dari Kota Mataram satu orang, Lombok Tengah tiga orang, Lombok Utara, satu orang, Kab. Sumbawa lima orang dan Kab. Dompu satu orang.

Seketaris Daerah selaku Ketua pelaksana harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi mengatakan, setelah dilakukan diperiksa di Laboratorium RSUD Provinsi NTB dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark sebanyak 163 orang sampel dengan hasil 146 orang sampel negatif, enam orang sampel positif ulangan, dan 11 orang sampel kasus baru positif Covid-19.

“Dengan adanya tambahan 11 kasus baru terkonfirmasi positif, tiga orang tambahan sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (Rabu,red) sebanyak 300 orang, dengan perincian 58 orang sudah sembuh, lima orang meninggal dunia, serta 237 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Rabu malam (6/5).

Dari kasus tambahan tersebut, terdapat pasien dibawa umur sebanyak lima orang dan enam orang diantaranya pasien orang dewasan. Mereka yakni, Pasien nomor 290, an. Tn. IKGH, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Disusul, Pasien nomor 291, an. An. RS, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 292, an. Tn. W, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Panjisari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 224. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 293, an. Tn. M, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Panjisari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 224. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 294, an. Tn. M, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik.

Kemudian, Pasien nomor 295, an. An. DP, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Rhee, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik.

Pasien nomor 296, an. Tn. TW, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Labuan Sumbawa, Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 55. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik;

Pasien nomor 297, an. An. J, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Labuan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik;

Pasien nomor 298, an. An. MI, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Desa Dalam, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini sedang menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik.

Selanjutnya, Pasien nomor 299, an. An. OPP, laki-laki, usia 18 tahun, penduduk Desa Kalimongo, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini sedang menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik. Dan Pasien nomor 300, an. Tn. S, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini sedang menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik.

“Selain adanya kasus baru, hari ini juga terdapat 3 (tiga) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif,”katanya.

Diantaranya, Pasien nomor 70, an. Tn. N, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah.

Kemudian, Pasien nomor 144, an. Tn. RL, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Dan Pasien nomor 170, an. Ny. M, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

“Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,”ungkapnya.

Selain tambahan diatas, juga terjadi penambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 21 org terdiri dari, Kota Mataram tujuh orang, Lombok Barat, lima orang, Lombok Timur lima orang dan Kab. Sumbawa empat orang. Hingga jumlah PDP sebanyak 648 orang dengan perincian 420 orang (65%) PDP masih dalam pengawasan, 228 orang (35%) PDP selesai pengawasan/sembuh dan 16 orang PDP meninggal.

Sedangkan penambahan Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 8 terdiri dari, Lombok Barat satu orang, Lombok Timur enam orang dan Kab. Sumbawa satu orang. Hingga saat ini OPD berjumlah 5.148 orang, terdiri dari 567 orang (11%) masih dalam pemantauan dan 4.581 orang (89%) selesai pemantauan.

Selain itu, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 3.739 orang, terdiri dari 2.105 orang (56%) masih dalam pemantauan dan 1.634 orang (44%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 54.452 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 7.724 orang (14%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 46.728 orang (86%).

Disampaikan juga, populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG). Sebanyak 1.021 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil reaktif 29 orang (2,8%), 1.564 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 75 orang (4,8%) reaktif, 3.129 PPTG dan OTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 523 orang (16,7%%) reaktif, serta PPTG dan OTG perjalanan Bogor dan Jakarta diperiksa 438 orang dengan hasil 22 orang (5%) reaktif. “Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19,” jelasnya. (sal)