Kasus Positif Covid-19 Tembus 3.944, Pasien Sembuh 3.256 Orang

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 tanggal 28 Oktober 2020

MATARAM-Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan pasien sembuh di NTB terus bertambah.

Gugus Tugas Provinsi NTB mencatat total kasus positif hingga Selasa, 28 Oktober 2020 sebanyak 3.944 orang.
Sedangkan total jumlah pasien sembuh 3.256 orang. “Dengan adanya tambahan 10 kasus baru terkonfirmasi positif dan 31 tambahan sembuh baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (28/10/2020) sebanyak 3.944 orang, dengan perincian 3.256 orang sudah sembuh, 219 meninggal dunia, serta 469 orang masih positif,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada Rabu malam (28/10/2020).

Sekda menjelaskan adanya tambahan 10 kasus baru positif tersebut setelah pemeriksaan 154 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB,
Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratoritum PCR RSUD DR.R.Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Dompu dan Laboratorium TCM RSUD Kabupaten Bima. Hasilnya 139 sampel negatif, 5 sampel ulangan dan 10 sampel kasus baru positif Covid-19. Rinciannya dari Lombok Timur tiga orang, Sumbawa Barat satu orang, Dompu tiga orang, Kabupaten Bima satu orang dan Kota Bima dua orang.

Sementara penambahan 31 pasien selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Rinciannya dari Lombok Barat 11 orang, Lombok Timur dua orang, Kabupaten Bima 17 orang dan Kota Bima satu orang.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.361 orang dengan perincian 300 orang (2%) masih dalam isolasi, 61 orang (1%) masih berstatus probable, 12.000 orang (97%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 30.829 orang, terdiri dari 2.192 orang (7%) masih dalam karantina dan 28.637 orang (93%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 89.812 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.447 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 88.365 orang (98%).

Ia juga kembali nengimbau kepada masyarakat agar tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sosial dan ekonomi. Meski saat ini grafik kasus terpapar Covid-19 di NTB terus melandai, namun masyarakat tidak boleh lengah. “Sebab disiplin penerapan protokol kesehatan (Prokes) masih menjadi kunci utama kita untuk mencegah penularan Covid- 19,”katanya.

Protokol kesehatan tersebut, lanjutnya, mulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak atau
menghindari kerumunan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat, haruslah dapat dijadikan tatanan hidup baru bagi seluruh masyarakat NTB “Dengan cara demikian, Insya Allah kita bisa tetap aman dan produktif di tengah pandemi Covid-19 ini,”sambungnya. (sal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaPencarian Satu Orang Santri Ponpes Attamimy Loteng Terus Dilakukan
Berita berikutnyaMengindonesiakan Bahasa Indonesia