Kasus Positif Covid-19 di NTB Tembus 4.111 Orang

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 5 November 2020.

MATARAM-Jumlah kasus positif Covid-19 di NTB, hingga minggu pertama November 2020 sudah mencapai angka 4.111 Orang.

Terbaru berdasarkan data Gugus Tugas Provinsi NTB terdapat tambahan kasus baru positif pada Kamis (5/11) sebanyak 21 kasus yang didominasi dari Kota Bima sebanyak 12 orang. Sisinya dari Mataram dua kasus, Lombok Barat satu kasus, Lombok Timur dan Sumbawa masing-masing tiga kasus.

Tambahan kasus baru positif tersebut, setelah pemeriksaan 158 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, Laboratorium TCM RSUD Dompu, dan Laboratorium TCM RSUD Praya. Hasilnya 129 sampel negatif, delapan sampel positif ulangan, dan 21 sampel kasus baru positif Covid-19. Tidak hanya kasus baru yang mengalami penambahan, pada hari yang sama juga terdapat dua orang meninggal dunia yakni pasien nomor 2232, H, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan
Sandubaya, Kota Mataram. Satu lagi pasien nomor 2953 atas nama JK, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Pada hari yang sama juga, ditemukan tambahan pasien selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19 sebanyak 28 orang setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Rinciannya, Mataram satu orang, Lombok Barat 15 orang, Lombok Tengah enam orang, Lombok Utara satu orang, Lombok Timur empat orang dan kabupaten Bima satu orang. “Dengan adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 28 tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (5/11/2020) sebanyak 4.111 orang, dengan perincian 3.465 orang sudah sembuh, 227 meninggal dunia, serta 419 orang masih positif,”jelas Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada Kamis malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.593 orang dengan perincian 338 orang (3%) masih dalam isolasi, 63 orang (1%) masih berstatus probable, 12.192 orang (96%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 31.969 orang, terdiri dari 2.188 orang (7%) masih dalam karantina dan 29.781 orang (93%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 91.073 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.837 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 89.236 orang (98%).

Hingga saat ini hanya tiga kabupaten/ kota yang masih zona oranye (risiko sedang) penularan Covid-19 di NTB yakni kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima. Sedangkan tujuh kabupaten kota lainnya sudah zona kuning (risiko rendah) seperti Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat dan Sumbawa.

Dengan demikian, Sekda kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sosial dan ekonomi. “Alhamdulillah angka kesembuhan Covid-19 di Provinsi NTB terus bertambah. Meski demikian, tetap ada penambahan jumlah kasus positif baru. Oleh kerenanya mari tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.

Menurutnya, kunci utama untuk
mencegah penularan Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari penggunaan masker, rajin  cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat. Hal ini haruslah dapat dijadikan tatanan hidup baru bagi seluruh masyarakat NTB. ” Dengan cara demikian, Insya Allah kita bisa tetap aman dan produktif di tengah pandemi Covid-19 ini,”sambungnya. (sal)