Kasus Poltekkes Mataram Terganjal Hasil Audit

Kombes Pol I Putu Gede Ekawana Dwi Putera (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Penanganan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Mataram masih bergulir di Dit Reskrimsus Polda NTB. Kasus ini sudah lama naik ke penyidikan, tetapi belum tuntas juga.

Dir Reskrimsus Polda NTB, Kombes Pol I Putu Gede Ekawana Dwi Putera mengatakan, sebetulnya kasus ini tinggal selangkah lagi untuk menetapkan tersangka. Namun masih terganjal dengan hasil audit kerugian negara. Temuan Itjen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak bisa dijadikan rujukan. “Kita sudah minta ke Inspektorat (Itjen Kemenkes) berapa kerugiannya untuk dijadikan sebagai dasar kerugian negara tetapi mereka ndak mau,” ungkap Ekawana, Senin (8/2).

Atas dasar itu pihaknya pun kemudian mengajukan audit kerugian negara ke Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Saat ini prosesnya kata Ekawana sedang berjalan. “Jika hasilnya sudah kita terima baru kemudian gelar penetapan tersangka,” ungkapnya.

Untuk pemeriksaan saksi-saksi kata mantan Wadir Krimsus Polda NTB   ini, sudah cukup. Sebab sejauh ini cukup banyak saksi yang sudah diperiksa, termasuk di dalamnya Direktur Poltekkes Mataram. Dalam proyek pengadaan alkes, Poltekkes Mataram mendapat kucuran anggaran dari Kemenkes RI senilai Rp 27 miliar. Namun dalam progres pencairan nilainya menyusut menjadi Rp 16 miliar. Anggaran tahun 2017 itu digunakan untuk membeli beberapa item alkes. Salah satunya yaitu untuk pembelian boneka manekin yang digunakan untuk menunjang praktik di jurusan keperawatan, kebidanan, gizi, dan analis kesehatan.

Untuk item pengadaan boneka manekin menggunakan sistem lelang, sementara item lain dengan katalog elektronik. Begitu barangnya sudah dibeli ternyata  beberapa  alat bantu belajar mengajar (ABBM) diduga tidak sesuai dengan kurikulum belajar-mengajar. Akibatnya  beberapa item alat itu diduga tak bisa digunakan karena tidak sesuai dengan kurikulum belajar-mengajar yang diterapkan saat ini. (der)