Kasus Baru Positif Covid-19 Melonjak di Dompu dan Bima

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 12 November 2020

MATARAM–Kasus baru positif Covid-19 melonjak di Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB mencatat tambahan kasus baru positif Covid-19 pada Kamis (12/11) sebanyak 48 kasus. Dari tambahan kasus baru ini lonjakan terjadi di kabupaten Bima dengan 24 kasus dan Dompu 19 kasus. Sisanya Lombok Tengah satu kasus, Lombok Timur satu kasus, Sumbawa dua kasus dan Kota Bima satu kasus.

Penambahan kasus baru tersebut  setelah pemeriksaan  219 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Dompu, dan Laboratorium
TCM RSUD HL Manambai Abdulkadir, dengan hasil 171 sampel negatif,
tidak ada sampel positif ulangan, dan 48 sampel kasus baru positif Covid-19.

Sementara tambahan satu orang pasien positif yang meninggal dunia asal Sumbawa merupakan pasien yang sudah menjalani perawatan di rumah sakit. Pasien nomor 4106 atas nama
H, perempuan, usia 51 tahun berasal dari Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Terdapat juga tambahan enam orang pasien selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19 di hari yang sama setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Dari Lombok Timur empat orang dan kabupaten Bima dua orang. “Dengan adanya tambahan 48 kasus baru terkonfirmasi positif, enam tambahan sembuh baru, dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (12/11/2020) sebanyak 4.355 orang, dengan perincian 3.615 orang sudah sembuh, 232 meninggal dunia, serta 508 orang masih positif,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada kamis malam.

Hingga rilis ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.731 orang dengan perincian 244 orang (2,1%) masih dalam isolasi, 45 orang (0,9%) masih berstatus probable, 12.442 orang (97%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 33.704 orang, terdiri dari 2.688 orang (8%) masih dalam karantina dan 31.016 orang (92%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 92.057
orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.583 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 90.474 orang (98%).

Gita mengimbau  masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sosial dan ekonomi. Mencegah penularan Covid-19, mulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dan
membudayakan pola hidup bersih dan sehat. “Semoga kita tetap bisa aman dan produktif dalam tatanan baru kegidupan di tengah pandemi Covid-19 ini,”imbaunya. (sal)