Kasus Baru Positif Covid-19 Didominasi Pasien Asal Lotim

UPDATE : Data perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 18 Januari 2021.

MATARAM–Angka kasus baru positif Covid-19 di NTB terus meningkat.

Tambahan kasus dinominasi pasien asal di Lombok Timur. Data Gugus Tugas Provinsi NTB mencatat tembahan kasus baru positif sebanyak 65 kasus pada Senin (18/1/2021). Terdapat 21 kasus tambahan dari Lombok Timur, disusul Sumbawa 18 kasus, Sumbawa Barat delapan kasus, Mataram empat kasus, Lombok Tengah empat kasus, Lombok Utara dua kasus, Kota Bima dua kasus, Lombok Barat satu kasus dan luar Provinsi NTB lima kasus. 

Hal tersebut diketahui, setelah pemeriksaan 141 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR RSUD Dr. R Soedjono Selong, Laboratorium PCR Klinik Prodia dan Laboratorium PCR Genetik Sumbawa dengan hasil 75 sampel negatif, satu sampel positif ulangan, dan 65 sampel kasus baru positif Covid-19.
Pada hari yang sama kembali terdapat tembahan pasien positif yang dinyatakan meninggal dunia sebanyak dua orang. Keduanya yakni pasien nomor 6601 atas nama F, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kota Denpasar, Provinsi Bali. Pasien memiliki penyakit komorbid. Satu lagi pasien nomor 6603 atas nama NTP, laki-laki, usia 70 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid.

Pada hari yang sama juga terdapat tambahan 23 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Rinciannya, Lombok Timur tiga orang, Sumbawa 10 orang dan Kota Bima juga 10 orang. “Dengan adanya tambahan 65 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 23 tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (18/01/2021) sebanyak 6.641 orang, dengan perincian 5.294 orang sudah
sembuh, 316  meninggal dunia, serta 1.031 orang masih positif,” terang Sekretaris Daerah Selaku Wakil Ketua Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi dalam siaran persnya, Senin malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 14.582 orang dengan perincian 321 orang (2,2%) masih dalam isolasi, 73 orang (0,5%) masih berstatus probable, 14.188 orang (97,3%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 47.479 orang, terdiri dari 1.763 orang (3,7%) masih dalam karantina dan 45.716 orang (96,3%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 109.332 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.294 orang (1,2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 108.038 orang (98,8%). (sal)