KASN Beri Catatan Soal Mutasi

GIRI MENANG – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memberikan lampu hijau kepada Bupati Lombok Barat untuk menggelar mutasi. Meski demikian ada catatan yang diberikan KASN yang akan dibahas oleh bupati bersama Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, mengatakan bahwa saran KASN tersebut akan dipertimbangkan terlebih dahulu. “Besok kami akan gelar rapat terkait saran KASN tersebut,” ungkap saat ditemui.

Secara prosedur rencana pergeseran jabatan di sejumlah OPD di Lobar telah memenuhi syarat. “Kami tetap akan rapat walaupun bukan wajib dan hanya saran secara lisan. Prosedur sudah tidak ada masalah. Izin sudah ada,” imbuhnya.

Lalu bagaimana dengan rekomendasi Kementerian Dalam Negeri ? Fauzan Khalid mengatakan bahwa untuk Kemendagri hanya bersifat tembusan. “Izin Kemendagri hanya dibutuhkan untuk pengisian jabatan di Dinas Dukcapil dan Inspektorat. Namun demikian, kita tetap bersurat,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bupati Lobar : Nggak Usah Ribut, Tidak Ada Gunanya

Ditanya soal jumlah pejabat eselon II yang akan kena geser, Fauzan Khalid enggan memberikan jawaban. Membicarakan jumlah pejabat dan siapa yang bergeser bukanlah hal yang menarik. Yang lebih menarik katanya, adalah membahas politisi yang bergeser dari satu partai ke partai lain. “Nanti saja, tidak menarik untuk disebut. Lebih baik bicarakan politisi yang bergeser,” ungkapnya.

Kemudian soal tekanan terkait rencana mutasi yang dilakukan dalam waktu dekat ini, Bupati dua periode itu mengatakan bahwa itu hal yang biasa. “Tergantung jabatan seseorang. Presiden saja banyak tekanan ketika ada isu reshuffle. Biasa sjaa” jawabnya enteng.

BACA JUGA :  Sekolah Kena Gusur, Murid SDN 3 Bukit Tinggi Belajar di RTG

Ada tiga jabatan yang lowong yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi karena Kadisnya pensiun. Kemudian ada juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang akan memasuki masa pensiun Maret mendatang. “Kalau untuk promosi harus pansel. Namun dipastikan dua OPD yang kosong, kemudian disusul Dinas LH yang Kadisnya akan pensiun Maret mendatang,” tegasnya.

Untuk pejabat yang akan kena demosi atau turun jabatan, Fauzan mengakui belum mengetahuinya. Namun dia memastikan bahwa semua itu akan dibahas dalam rapat dengan jajaran Baperjakat Lobar.  “Yang demosi berapa ya. kan besok saya rapat, besoklah,” tutupnya.(ami)