Kasatpol PP Terpental, Dua Asisten Melenggang

CALON SEKDA : Tiga nama calon Sekda Kota Mataram sudah diserahkan tim pansel ke Wali Kota Mataram. (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Proses panjang seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram berakhir sudah. Tim Panitia Seleksi (Pansel) menyerahkan hasil penjaringan tiga besar calon sekda ke Wali Kota Mataram. Tim pansel juga mengumumkan nama tiga besar calon Sekda Kota Mataram.

Tiga besar calon Sekda Kota Mataram hasil penjaringan tim pansel ini tanpa kejutan. Ketiganya adalah Lalu Alwan Basri yang saat ini menjabat Asisten II Setda Kota Mataram. Kemudian Lalu Martawang yang menjabat Asisten I Setda Kota Mataram. Ketiga adalah Miftahurrahman yang saat ini menjabat Kepala Dinas PUPR Kota Mataram. Sementara Kasatpol PP, Irwan Rahadi terpental dari tiga besar seleksi Sekda Kota Mataram. Nama tiga besar ini sejak awal diprediksi bersaing ketat sebagai Sekda Kota Mataram. Tim pansel menyerahkan map cokelat berisikan tiga nama calon sekda ke Wali Kota Mataram.  ‘’Setelah dua minggu proses penjaringan dan seleksi, tiga besar calon sekda tadi sudah kita serahkan ke Wali Kota,’’ ujar Ketua Tim Pansel Sekda Kota Mataram, Prof Dr H Zainal Asikin bersama anggota tim pansel lainnya usai menyerahkan tiga nama calon sekda di Kantor Wali Kota Mataram, Kamis (25/5).

Tiga nama calon sekda juga sudah diumumkan di laman resmi BKPSDM Kota Mataram. Tetapi yang diumumkan di website hanya tiga nama berdasarkan abjad. Sementara yang diserahkan ke Wali Kota Mataram adalah tiga nama berdasarkan nilai seleksi hasil penjaringan tim pansel. ‘’Untuk peringkat nilai itu sifatnya agak rahasia dan kita serahkan hanya ke Wali Kota. Kita serahkan ke Wali Kota berdasarkan peringkat nilai. Kalau yang kita umumkan itu berdasarkan urutan abjad namanya. Terpenting tiga besarnya sudah ada, sedangkan nilai ada pada Pak Wali karena itu sifatnya sensitif atau rahasia,’’ katanya.

Baca Juga :  Wali Kota Lepas 173 ASN Purna Tugas

Tentang penilaian sampai hasil akhir tiga besar calon Sekda Kota Mataram, Prof Asikin mengatakan, hasilnya sama dengan penilaian assesment internal. Seperti dari Inspektorat Kota Mataram dan institusi lainnya. ‘’Peringkat nilai yang dari kita sama dengan dari internal. Jadi kita tidak khawatir akhirnya bahwa hasil pansel ini selaras dengan penilaian internal calon dari institusi mereka. Itu yang kita syukuri dan tidak merasa salah menilai seseorang,’’ ungkapnya.

Tiga nama peraih nilai tertinggi dipastikannya murni hasil penjaringan. Karena seluruh tahapan penilaian dimonitor langsung melalui virtual oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Kemudian rekapitulasi nilai oleh tim pansel digelar secara terbuka. Karenanya proses selanjutnya tiga nama sekda diserahkan ke Wali Kota Mataram. ‘’Bola sekarang ada di Pak Wali akan dibawa ke KASN dan Gubernur. Karena kan dua institusi ini akan memberikan persetujuan berupa rekomendasi. Nanti satu nama yang dipilih Pak Wali,’’ terangnya.

Setelah penyerahan tiga nama ke Wali Kota. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) ini mengatakan, kerja tim pansel belum sepenuhnya usai. Karena bergantung pada ada tidaknya gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tentang hasil seleksi tim pansel. ‘’Kecuali ada yang memperkarakan tugas kita, belum selesai jadinya. Sampai dia tidak ada gugatan selesai tugas kita. Kalau digugat kan pansel yang jadi tergugatnya. Mudah-mudahan lah tidak ada karena kita bekerja betul-betul,’’ jelasnya.

Anggota tim pansel lainnya, Prof Dr H Gatot Hendro Wibowo mengatakan, ada asumsi yang tidak dinilai oleh tim pansel. Yaitu berkaitan dengan rekam jejak keempat peserta seleksi calon sekda. ‘’Itu tidak perlu dikuantitatif, kita bilang semuanya memenuhi syarat soal rekam jejak itu,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pelantikan Tujuh Pejabat Eselon II Ditunda

Sementara itu, Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana tidak berkomentar banyak setelah tim pansel menyerahkan tiga nama calon Sekda Kota Mataram. ‘’Sudah saya terima, saya belum tahu hasilnya seperti apa karena memang belum saya buka,’’ katanya singkat.

Ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi mengatakan, seleksi secara terbuka selama ini sudah diatur dan betul-betul terbuka. ‘’Dari tiga nama tetunya sudah mendapatkan penilian dari tim pansel yang profesional di kalangan guru besar dari kampus UNRAM yang menjadi pansel. Jabatan sekda sangat strategis dan dibutuhkan yang betul-betul memahami tugasnya,’’ katanya.

Disebutkan Didi, posisi Sekda sangat penting untuk membantu Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram  dalam menjalankan program di Kota. Beberapa program kedepan, yang sudah di masukan dalam RPJMD tahun 2021-2026 dan visi-misi  bisa terealiasi dengan baik.

Pimpinan fraksi di DPRD Kota Mataram menyambut baik kandidat calon sekda Kota Mataram.  orang nomor satu di birokrasi di Kota Mataram yang terpilih kedepanya, bisa lebih serius dan membuat program yang betul-betul dibutuhkan masyarakat saat ini. Ketua Fraksi  Demokrat Shinta Primasari mengatakan, seleksi calon sekda saat ini sudah berlangsung di tahapan pansel. Tetunya, pak wali Kota Mataram akan melakukan penilian sendiri  untuk tiga nama yang ditetapkan. ‘’Kita harapkan yang terpilih yang terbaik dan kompeten,’’ katanya. (gal/dir)

Komentar Anda