Karman BM: Ayo Wujudkan Mandalika Jadi Ikon Baru Indonesia di Dunia

Pemda Perlu Perbanyak Event Tambahan Pra dan Pasca MotoGP 2022

Karman BM

MATARAM—Pelaksanaan event balap motor dunia, Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Super Bike (WSBK) berjalan lancar di Pertamina Mandalika International Street Circuit, setelah sebelumnya Sirkuit Mandalika tersebut di-launching secara resmi oleh Presiden Jokowi.

WSBK yang diklaim sebagai event uji coba sebelum pelaksanaan MotoGP itu menuai banyak pujian dari berbagai latar belakang orang, lokal, pemerintah pusat, bahkan organisasi balap dunia, Dorna sendiri tak ketinggalan memuji pengamanan selama IATC dan WSBK. Bahkan pihak Dorna juga langsung mengundang Kapolda NTB untuk kunjungan ke Italia.

Demikian Menko Marvest, Luhut Binsar Panjaitan juga menyampaikan bahwa miliaran mata sedang melotot ke Mandalika. “Itu semua menjadi tambahan bukti pendapat saya sebelumnya, yang menyatakan everbody happy. Alhamdulillah,” kata Aktivis Kepemudaan dan Relawan Jokowi 2019, Karman BM, dalam keterangan pers yang diterima radarlombok.co.id, Kamis (2/12).

Ditambahkan Karman, tak cukup berparagraf-paragraf kalimat untuk menggambarkan betapa besarnya atensi, interest dan sharing warga dunia terhadap Mandalika yang begitu besar. “Semua itu bisa dilihat dari pergerakan algoritma dan filter buble di sosial media, full membahas Mandalika dan tema turunannya. Ini semua adalah berkah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Terkait Ceramah Ust Mizan, Aktivis Kepemudaan Ajak Masyarakat Percayakan ke Polda

Namun tak ada gading yang tak retak, dan tak ada jalan yang tak berlubang. Dua pribahasa yang familiar menggambarkan dibalik puja-puji dan apresiasi, pasti ada hal yang mesti diperbaiki. “Menurut saya, terlalu banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh Pemda NTB dan Pemda Kabupaten/Kota se NTB, untuk menyambut gelaran Moto GP Maret 2022 nanti,” ucap Karman.

Dari hasil pengamatannya selama gelaran IATC dan WSBK, pemerintah terlalu fokus pada Mandalika, yang notabene itu menjadi tanggung jawab utama ITDC dan MGPA. “Selain dari itu masih sangat minim. Seperti penyiapan even-even complementer yang dapat memberikan pengalaman lebih bagi para pengunjung dan penonton,” ujar Karman.

BACA JUGA :  Trofi Para Juara WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika Ternyata Karya Seniman UMKM Bali

Disampaikan, bahwa pengujung Mandalika tidak semua hobby olahraga balap. Namun sebagian besar juga karena tertarik menikmati keindahan alam sekitar Mandalika. Disitulah perlunya Pemda menyiapkan event-event tambahan.

“Contoh event-event yang bisa menambah pengalaman para touris dan pengunjung Mandalika adalah adanya tarian-tarian tradisional, peresean, pagelaran wayang, dan even yang bernuasa tradisional lain,” saran Karman.

Event-event itu bisa di-perfom di Bandara, dan juga bisa menjadi tontonan yang dibuat dibeberapa titik selain Mandalika dan oleh Pemda selain Loteng dan Pemprov NTB.

“Dengan demikian, para tamu bisa punya banyak pengalaman menarik, selain nonton balap-balapan. Jadi begitulah salah satu cara kita menjaga kepercayaan Pak Jokowi dan berkah dari Tuhan. Kita wujudkan Mandalika jadi icon baru Indonesia di dunia, dan menjadi Indonesia’s new Brand,” pungkas Karman. (gt)