Karang Taruna Desa Santong Dikukuhkan

Pengukuhan Karang Taruna Desa Santong oleh Kepala Desa Santong H. M. Zaini Anshori di aula desa setempat, Rabu (24/2/2021). (IST/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Menindaklanjuti arahan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk segera membentuk organisasi karang taruna di desa berdasarkan Permensos Nomor 25 Tahun 2019, maka para pemuda yang didominasi oleh mahasiswa dan alumni yang berdomisili di Desa Santong, Kecamatan Kayangan membentuk karang taruna.

Dan secara resmi, Karang Taruna Desa Santong yang sudah memiliki SK Kepengurusan ini dikukuhkan oleh Kepala Desa Santong H. M. Zaini Anshori di Aula Desa Santong, Rabu (24/2/2021).

Pengukuhan ini dirangkai dengan rapat kerja perdana dengan dihadiri Ketua Karang Taruna KLU Sinarto, Kepala Desa Santong, Direktur Bumdes Sapron Rusli, S. Pd, seluruh kepala dusun di Desa Santong, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Karang Taruna Desa Santong Oppianda Juniko Mahendra, SH meminta dukungan moril dan materil untuk Karang Taruna guna menyukseskan program kerja yang telah tersusun. “Serta membutuhkan dukungan dari berbagai tokoh,” ujarnya, melalui keterangan pers yang diterima Radar Lombok.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna KLU Sinarto dalam kesempatan itu menceritakan perjuangannya untuk mendapatkan pengakuan pemerintah menghadirkan Karang Taruna di KLU. “Saya bangga sekali bahwa pemuda yang hadir hari ini, adalah potensi yang sudah memiliki kerelawanan sosial sehingga saya yakin Karang Taruna Desa Santong akan menjadi berbeda dari yang lain,” jelasnya.

Kepala Desa Santong sendiri menerangkan, dalam APBDes 2021 ini, Karang Taruna belum mendapat porsi, tetapi untuk perubahan anggaran, Zaini berjanji bahwa Karang Taruna Desa Santong wajib mendapatkan porsi anggaran.

Karang taruna sendiri merupakan tonggak kesejahteraan sosial khususnya di bidang kepemudaan. Karang taruna di desa menjadi barometer kemajuan dan perkembangan desa. Oleh karena itu perhatian maksimal pada karang taruna sangat diperlukan. (Amelicha)