Kapolres Loteng Dapat Gelar ‘Pating Lage Gumi Sasak’

Kapolres Loteng Dapat Gelar Pating Lage Gumi Sasak
PENGHARGAAN: Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rochman (dua dari kiri) berpose bersama Wabup L Pathul Bahri, Raja Siledendeng HL Moh Putria, dan tokoh adat Lombok Tengah. (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rochman mendapatkan gelar pating lage gumi Sasak  atau pemegang amanah kemanan bumi Sasak.

Penghargaan ini langsung diberikan Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri saat acara pesona kebhinekaan dalam rangka syukuran hari jadi Bhayangkara ke 71 dirangkai dengan halalbihalal Polres Lombok Tengah, Selasa malam (5/7). Penghargaan ini diberikan kepada Kholilur Rochman karena berbagai ide dan kegiatan yang sudah dilakukan di bumi Tatas Tuhu Trasna. Selama kurang setahun, Kholil sudah membentuk berbagai kegiatan peningkatan keamanan.  Sehingga berdampak pada keamanan masyarakat Lombok Tengah.

Pathul Bahri mengatakan, dari sekian nama kapolres yang pernah mengisi jabatan sebagai pemimpin tertinggi di Polres Lombok Tengah. Baru kali ini piagam suku adat sasak bisa diraih. Sebab selama ini, dari beberapa kapolres belum pernah mendapatkan piagam penghargaan itu. “Catatan saya baru kali ini ada kapolres yang berhasil mendapatkan piagam dari pemangku adat sasak di Lombok Tengah, kecuali AKBP Kholilur Rohman,” katanya.

Mendapatkan piagam dari pemangku adat lanjutnya, tentunya tidak mudah. Ada beberapa hal yang harus dijalankan. Jika dinilai berhasil, barulah pemangku adat bisa memberikan piagam tersebut. Dikatakan, jika dilihat dari program yang sudah dilaksanakan, pihaknya menilai piagam itu pantas diberikan kepada AKBP Kholilurr Rochman.

Misalnya saja program selama bulan puasa, seperti saur on the road, SIM ngabuburit, kunang-kunang (menempatkan anggota di tempat keramain dan titik rawan), dialog sahur dan satgas rumah kosong. Selain itu, sebelum puasa juga sudah  ada program yang dilaksanakan, seperti SIM masuk desa (si made), bersama berbagi dan terhubung (Begibung) dan yang lainnya.

Terhadap beberapa program tersebut, masyarakat Lombok Tengah, merasa telah diberikan porsi khusus oleh penegak keamanan. Sehingga paling tidak tingkat keamanan di wilayah Lombok Tengah lebih terjaga dan kondusif.

Oleh karena itu, pemerintah Lombok Tengah merasa sangat berhutang budi, sehingga layak untuk memberikan penghargaan dari tokoh adat disebut “Pating Lage Gumi Sasak” artinya pemegang amanah kemanan bumi Sasak.

Sementara itu Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilurr Rochman mengaku berterima kasih terhadap semua lapisan masyarakat, khususnya pemerintah Lombok Tengah yang telah membantu aparat kepolisian dalam menjalankan semua program yang sudah dilaksanakan. Keberhasilan dari sekian program yang telah dilaksanakan tersebut, kepolisian tidak mungkin bisa melaksanakannya sendiri tanpa ada dukungan, baik dari pemerintah ataupun masyarakat.

Terhadap hasil dari apa yang telah dilakukan tersebut, tida lain bertujuan untuk memberikan rasa aman, nyaman dan memberikan pengayoman terhadap masyarakat. Oleh karena itu, terhadap hasil yang telah dilakukan, pihaknya mengharapkan  kedepan untuk menjaga kondusivitas wilayah.  “Keberhasilan Polres itu adalah keberhasilan pemkab Lombok Tengah dan masyarakat dan bagian dari kemenangan bersama, terutama dalam menjaga keamanan dan kedamaian di masing masing wilayah,” sebutnya.  (cr-ap)

BACA JUGA :  Pajak Tak Naik tapi PNPB
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaPemkot Mataram Terima Rombongan Tiongkok
Berita berikutnyaHanya 121 Cakep Lolos Seleksi