Kapolda Persilakan GNPF MUI Gelar Tabligh Akbar

Kapolda Persilakan GNPF MUI Gelar Tabligh Akbar

MATARAM—Rencana kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di tabligh akbar dalam rangka safari dakwah spirit 212 Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Lombok Tengah 29 Januari mendatang mendapat angin segar dari kepolisian.

Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono mengatakan, pihaknya mempersilakan tabligh akbar yang akan diselenggrakan oleh FPI ini. ‘’ Silahkan saja kalau kedatangannya itu digunakan untuk benar-benar berdakwah. Kalau tidak kan situasi menjadi tidak baik,’’ ujarnya saat dikonfirmasi di Mapolda NTB, Senin kemarin (23/1). 

Terkait dengan perizinan penyelenggaraan tabligh akbar ini secara resmi memang belum dikeluarkan oleh kepolisian. Saat ini kata dia perizinan ini masih dalam proses pemeriksaan kelengkapan oleh Direktorat Intel Polda NTB. ‘’ Kalau perizinnannya masih diperiksa oleh Dir Intel,’’ katanya.

Meski secara  lisan telah memberikan persetujuan,Umar  mengimbau, siapapun boleh datang ke NTB. Namun ia menegaskan bahwa kedatangan tersebut harus dengan niat untuk membawa kemaslahatan bagi umat. ‘’ Silahkan saja, siapapun boleh datang ke NTB. Asalkan kedatangannya itu dengan niat baik dan bermanfaat bagi umat,’’ imbuhnya. 

[postingan number=3 tag=”tabligh”]

Dia juga mengingatkan agar tidak ada aksi provokasi. Jangan sampai  acara tersebut nantinya digunakan untuk memprovokasi dan memecah satu dengan yang lainnya. ‘’ Jangan saling memprovokasi, memfitnah dan memecah belah serta menjelekkan yang lainnya. Itu sama sekalai tidak boleh dilakukan,’’ tegasnya.

Hal ini dikarenakan, NTB sudah dikenal dengan sangat arif dan aman selama ini. Masyarakat NTB juga disebutnya sudah sangat baik. ‘’ Kita disini dikenal sangat arif dan aman. Itu harus kita jaga bersama,’’ pungkas Umar.

Terpisah  Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi mempersilakan jika  Habib Rizieq Shihab ingin datang ke NTB. Tidak ada yang melarang siapapun datang ke-NTB karena ini sistem demokrasi.

Menurut gubernur, NTB adalah daerah yang aman dan kondusif. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika Habib Rizieq datang. "Ya silahkan saja siapapun yang mau datang, pasti kita akan terima dengan baik," ucapnya di Islamic Center, Senin kemarin (23/1).

Selain itu, masyarakat NTB sendiri sangat menyenangi dakwah. Oleh karena itu, apabila ada riak-riak kecil tentunya tidak akan terlalu berpengaruh. "Apalagi kan ini dakwah tujuannya, insya Allah masyarakat kita akan menyambutnya dengan senang hati," kata gubernur. (gal/zwr)