Kapal Tabrak Perahu Nelayan di Kuranji

RUSAK : Inilah perahu salah seorang nelayan Kuranji yang rusak karena ditabrak kapal (HERY/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Nasib sial dialami Ashur (42), nelayan Dusun Kuranji Bangsal Desa Kuranji Dalang Kecamatan Labuapi. Perahu miliknya ditabrak kapal jurusan Lembar-Padangbae saat ia tengah menangkap ikan di tengah laut sekitar pukul 20.00 Wita, Selasa (20/9). Atas kejadian ini perahu dan alat tangkap ikannya rusak. Beruntung ia selamat karena ditolong oleh nelayan lainnya.

Saat kejadian Anshur tengah menangkap ikan di perairan yang menjadi jalur lalu lintas kapal. Ia sudah berusaha menghindar saat kapal melintas, namun upayanya gagal. Kapal menabrak perahunya. Pada waktu itu ia sempat menyalakan senter tanda kejadian bahaya yang membuat teman-temannya mendekat dan memberikan pertolongan. “ Para nelayan lain berhasil menyelamatkan,” terang Ashur kepada Radar Lombok, Rabu (21/9).

Ia dan perahunya berhasil dievakuasi sekitar pukul 00.00 Wita. Perahunya sampai terseret hinga sekitar 1 mil. Perahu miliknya rusak berat dan tidak bisa digunakan lagi.

Ia mengaku selama sebulan ini dua kali mengalami kejadian yang sama. Pada kejadian pertama, yang rusak hanya jaring ikan saja. Ia pun melaporkan kejadian ini ke pemerintahan desa setempat agar bisa ditembuskan ke Pelabuhan Lembar dan Dinas Kelautan maupun pihak Dir Polair Lembar. “ Saya meminta supaya perahu saya diganti. Bagaimana bisa pergi melaut kalau perahu rusak. Harga perahu saya sekitar Rp 13 juta,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Kuranji Dalang, Sukadin, membenarkan kejadian ini. Ia telah menerima laporan. Ia pun meneruskan laporan ini ke pihak terkait untuk ditangani. Ia menyebut kejadian semacam ini sudah sering terjadi. Sering kapal menabrak nelayan yang tengah mencari ikan pada malam hari. Ia meminta pihak berwenang memberikan tanda-tanda khusus di perairan sebagai jalur kapal. “ Kita minta supaya ada zonasi, “ harapnya.(flo)