Kapal Pesiar akan Disiagakan untuk Mendukung Event MotoGP

PELABUHAN AWANG: Inilah pelabuhan awank di Kecamatan Pujut yang rencananya akan menjadi lokasi kapal pesiar saat event MotoGP berlangsung pada tahun 2022 mendatang. (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYAEvent MotoGP yang rencananya akan berlangsung pada tahun 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit membawa dampak signifikan terhadap lonjakan tamu atau wisatawan yang datang. Bahkan saat ini, seluruh kamar hotel yang ada di Lombok Tengah diketahui sudah full boking.

Pemerintah sudah mulai merancang untuk mengatasi persoalan kekurangan kamar hotel tersebut. Mulai dengan memaksimalkan keberadaaan sarana hunian pariwisata (sarhunta), homestay, bahkan oleh pemerintah berencana akan menyiapkan kapal pesiar yang akan bisa menampung ribuan wisatawan sebagai lokasi meningap sementara saat event berlangsung.

Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri menyatakan, dalam rangka mengantisipasi kekurangan akomodasi penginapan pada ajang MotoGP yang akan berlangsung tahun 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, pemerintah pusat akan menyiapkan kapal pesiar sebagai tempat penginapan bagi wisatawan. “Karena akomodasi berupa kamar hotel sudah semua penuh, maka pemerintah pusat berencana akan mendatangkan kapal pesiar. Nantinya kapal pesiar itu direncanakan akan bersandar di Pelabuhan Awang Desa Mertak Kecamatan Pujut,” ungkap H Lalu Pathul Bahri, Sabtu (25/12).

BACA JUGA :  Lintasan Sirkuit Mandalika Segera Dikelupas

Kapal pesiar yang akan didatangkan itu nantinya memiliki kapasitas 2000 orang wisatawan, hal itu diharapkan mampu untuk menjawab kekurangan akomodasi penginapan di Lombok. Selain itu juga, pemerintah pusat akan menyiapkan kapal cepat untuk penyeberangan Bali-Lombok, guna mempermudah akses masuk penonton yang menginap di luar Lombok. “Selain kapal pesiar, namun pemerintah juga akan menyiapkan kapal cepat untuk mendukung MotoGP itu. Di satu sisi, Kementeri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dalam arahanya meminta supaya homestay di lingkar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan desa wisata supaya ditingkatkan menjadi standar hotel bintang dua,” terangnya.

BACA JUGA :  Eskalasi Insiden di Lotim Meluas, Rachmat Ingatkan Pemprov NTB Tidak Lepas Tangan  

Politisi Grindra ini menegaskan, untuk menyukseskan event ini, memang banyak hal yang harus dipersiapkan untuk mendukung MotoGP tersebut, seperti keberadaan homestay di lima desa penyangga lingkar Sirkuit Mandalika dan berbagai persiapan lainnya. Karena memang jika mengandalkan kamar hotel, maka ini tentu tidak akan mencukupi dengan banyaknya tamu yang akan datang ke daerah tersebut. “Yang jelas berbagai persiapan harus tetap kita lakukan, mengingat sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah ajang balap MotoGP pada Maret 2022 dengan jumlah penonton yang di predeksi akan datang mencapai 150 ribu wisatawan. Sedangkan jumlah akomodasi penginapan di NTB hanya 16 ribu kamar, sehingga wisatawan yang ada datang itu dipredeksi menginap di luar Lombok. Makanya penting kita lakukan berbagai langkah agar wisatawan banyak yang menginap di daerah kita,” terangnya. (met)