Kantor Pos Kopang Terbakar, Uang Rp 50 Juta Hangus

OLAH TKP: Petugas kepolisian saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kantor Pos Kopang yang hangus terbakar, Selasa (12/1). (Istimewa)

PRAYA— Kantor PT Pos Indonesia (Persero) di Kecamatan Kopang terbakar.

Kuat dugaan kebakaran yang terjadi di ruang kasir ini, disebabkan korsleting yang menyebabkan kabel terbakar di ruangan kasir. Beruntung pada kebakaran yang terjadi Selasa (12/1) sekitar pukul 12.00 Wita itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja akibat dari kebakaran itu membuat arsip penting di dalam ruangan tersebut hangus terbakar. Termasuk uang tunai Rp 50 juta juga ikut hangus.

Kapolsek Kopang, AKP Suherdy ketika dikonfirmasi membenarkan kebakaran yang terjadi di ruangan kasir Kantor PT Pos Indonesia (Persero) di Kecamatan Kopang . Kebakaran diketahui saat pimpinan kantor Pos yakni Suparlan (50 tahun) keluar meninggalkan ruang kasir menuju toilet. “Awalnya pimpinan kantor Pos yakni Suparlan ini keluar meninggalkan ruangan kasir menuju toilet. Usai dari toilet, Suparlan melihat kabel penghubung instalasi listrik dengan komputer yang berada di dalam ruangan sudah terbakar,” ungkap Kapolsek Kopang AKP Suherdy, Selasa kemarin (12/1)

Melihat kobaran api itu, Suparlan berteriak meminta pertolongan sambil berusaha memadamkan sumber api menggunakan tabung pemadam atau fire extingwisher yang ada di kantor tersebut.
” Setelah dibantu warga sekitar, api pun berhasil dipadamkan setelah sekitar 40 menit. Hanya saja akibat kejadian itu membuat uang tunai sebesar Rp 50 juta, satu unit komputer beserta arsip-arsip penting lainnya ikut hangus terbakar,” tegasnya.

Mantan Kasatlantas Polres Lombok Tengah ini menambahkan, penyebab kebakaran ini masih didalami. Namun diduga api berasal dari kabel instalasi listrik yang menghubungkan komputer di ruangan kasir. Dari keterangan Suparlan bahwa saat meninggalkan ruang kasir, komputer sedang dalam keadaan hidup. Sampai saat ini petugas masih mendalami penyebab pasti dari kejadian itu. “Setelah menerima laporan tentang adanya kebakaran ini, kita langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti (BB) yang berada di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, tapi kerugian ditaksir hingga Rp 60 juta,” tegasnya.(met)