Kampus Poltekpar Siap Ditempati

poltekpar
POLTEKPAR: Kondisi bangunan Kampus Poltekpar yang megah di eks PTP Puyung Kecamatan Jonggat, dan siap untuk ditempati kegiatan pembelajaran. (M. HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA—Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), HL Moh. Faozal, memastikan keberadaan gedung kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di eks PTP Puyung, Kecamatan Jonggat, siap ditempati untuk tahun pembelajaran 2018 ini. Pasalnya, proyek pembangunan untuk tahap pertama sudah selesai dilakukan. Hal itu disampaikan Faozal, usai bertemu dengan Bupati Lombok Tengah, Suhaili FT di Lapangan Muhajirin Praya, Jum’at kemarin (6/7).

Menurutnya, saat ini pembangunan gedung Poltekpar sudah masuk pada tahap dua. Bahkan bangunannya sendiri juga sudah bisa ditempati oleh para mahasiswa yang ada saat ini. “Poltekpar sedang proses pembangunan tahap dua, dimana pembangunan tahap dua ini adalah ruang rektorat dan ruang laboraturium. Bahkan bulan ini sudah bisa ditempati, karena sudah ada 42 ruang kelas yang jadi,” ungkap Faozal.

Menurut Faozal, nantinya masing-masing ruangan yang ada di Kampus Poltekpar akan di isi oleh 33 orang mahasiswa. Jumlah itu sengaja dibatasi oleh pihak kampus, demi kelancaran proses pembelajaran yang ada. “Untuk tahun ajaran ini, baru 240 mahasiswa yang kita terima, dan yang sudah mendaftar sebanyak 960 lebih,” jelasnya.

Diakuinya, pendaftaran di kampus Poltekpar ini sudah menggunakan sistem online. Maka pihaknya tidak bisa meminimalisir masih banyaknya masyarakat dari luar daerah yang mendaftarkan diri ke kampus yang begitu megah. Hanya saja pihaknya memastikan jika tetap memperioritaskan pendaftar yang berasal dari dalam daerah. “Karena menggunakan sistem online, maka banyak dari luar. Tapi kita tetap prioritaskan 10 persen kuota dari dalam daerah,” tegas Faozal.