Kaligrafi Hasil Karya Peserta MTQ Dilelang

KALIGRAFI
LELANG: Kabag Kesra Setda Lombok Timur, H Ahmad saat memperlihatkan salah hasil karya kaligrafi peserta MTQ. (JANWARI IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG – Karya kaligrafi Arab para peserta MTQ dilelang Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lombok Timur. Pelelangan hasil karya seni ini sebagai bentuk penghargaan terhadap para peserta. “Inilah cara menghargai putra-putri kita yang sudah bersusah payah membuat kaligrafi. Bukan kita hargai anak-anak ktita dengan karyanya kita tumpuk di gudang,” kata Kabag Kesra Setda Lombok Timur, H Ahmad, Sabtu (25/5).

Untuk menghasilkan sebuah karya ini, katanya, tentunya pemerintah daerah sudah mengeluarkan biaya. Jika dikalikan satu karya mengeluarkan biaya Rp 1 juta dikalikan dengan puluhan peserta setiap kali MTQ. Tentunya pemerintah mengeluarkan puluhan juta rupiah hanya untuk membuat tulisan kaligrafi untuk menjadi indah.

Untuk itu, sebagai bentuk penghargaan terhadap para peserta yang sudah bersusah payah, maka dirinya kemudian melelang hasil karya ini untuk ditempatkan di semua ruangan kepala OPD di Lombok Timur. Dengan membeli satu kaligrafi dengan harga Rp 500 ribu per satu kaligrafi. Sehingga karya anak-anak Lombok Timur bisa bermanfaat. “Yang kita lelang ini merupakan hasil karya yang mendapatkan juara satu, dua, dan tiga yang sudah disimpan lama,” ujarnya.

Ide menjual kaligrafi ini, katanya, muncul setelah gudang penyimpanan penuh dengan hasil karya anak-anak daerah sejak beberapa tahun terakhir. Belum lagi dengan hasil karya anak-anak daerah yang menggunakan kertas biasa, tumpukan karya mereka sudah memenuhi gudang penyimpanan. “Selama 10 tahun MTQ jika dikalikan dengan 60 lukisan, maka berapa ratus kaligrafi. Makanya kita putuskan untuk melelangnya,” ujarnya.

Dari segi kualitas, katanya, kaligrafi yang dijual ini merupakan kaligrafi yang luar biasa. Di mana karya-karya ini diukir dengan tulisan tangan yang menyerupai seperti hasil tulisan komputer. Sehingga bagi pembeli lukisan kaligrafi ini tentunya tidak akan menyesal. “Dengan dibeli oleh semua dinas juga tentunya hasil karya ini dapat dilihat oleh semua tamu yang datang ke dinas itu. Itu juga merupakan suatu kebanggan bagi pelukis itu sendiri,” paparnya.

Kamudian, sambungnya, hasil pelalangan ini buka digunakan oleh dirinya atau orang lain. Tetapi hasil pelalangan ini dikembalikan ke peserta MTQ sebagai tabungan hari rayanya. “Alhamdulillah, dengan adanya ide seperti ini, semua SKPD menyambutnya dengan baik. Kita juga tentunya mengurangi pengeluaran,” pungkasnya. (wan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid