Kali ini Morry Hanafi Jajal PKB

KEMBALIKAN FORMULIR : Cawagub NTB Morry Hanafi mendaftar resmi di PKB, Selasa kemarin (23/5) (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM–Bakal calon wakil gubernur NTB, Morry Hanafi, sangat serius menjajal Pilkada NTB. Sesudah mendaftar resmi di PAN dan PPP. Kali ini, wakil ketua DPRD Provinsi NTB tersebut mendaftar di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Selasa kemarin (23/5).

Ketua DPW PKB Provinsi NTB, Lalu Hadrian Irfani menyatakan, direncanakan sesudah pembukaan masa penjaringan akan dilanjutkan dengan tahapan survei internal. Survei tersebut ditujukan bagi kandidat yang mendaftar resmi dalam bursa penjaringan di PKB. Tujuannya, untuk mengetahui tingkat elektabilitas atau daya keterpilihan dan potensi kemenangan masing-masing calon.

“PKB mau mengusung calon menang,” katanya, di kantor DPW PKB NTB usai menerima cawagub Morry Hanafi mendaftar.

Pihaknya pun sudah berkomunikasi dengan DPP PKB di Jakarta. Ditargetkan pihaknya keputusan DPP terkait calon didukung dan diusung PKB sudah diputuskan pada Juli mendatang. Dikarenakan, Agustus mulai dilaksanakan tahapan pelaksanaan Pilkada NTB 2018. PKB pun berkeinginan agar arah dukungan PKB lebih cepat diputuskan.

Dengan lebih cepat diputuskan, kata Hadrian, PKB sebagai parpol pengusung bisa lebih cepat melaksanakan konsolidasi, koordinasi dan kerja-kerja politik untuk meraih simpati dukungan publik di suksesi pilgub NTB. “Sebelum tahapan PKB sudah targetkan arah dukungan di pilgub,” ujarnya.

Dikatakan, sudah ada 12 kandidat yang sudah mengambil formulir. Namun baru 8 kandidat sudah mengembalikan dan mendaftar resmi sebagai calon kepala daerah dalam bursa penjaringan di PKB.

Selain itu, Hadrian pun berpesan kepada Morry Hanafi dan calon kandidat lain sudah mendaftar agar terus bekerja melaksanakan kerja-kerja politik untuk meraih simpati dan dukungan publik. Dengan simpati dan dukungan publik tersebut diharapkan berdampak terhadap tingkat elektabilitas calon tersebut. Pasalnya, calon kandidat akan didukung dan diusung nanti didasarkan pada hasil survei terkait tingkat elaktabilitas atau daya keterpilihan dari calon tersebut.

“Tentu acuan kita hasil survei. Sebab itu, calon harus terus bekerja meningkatkan elektabilitas,” ucapnya.

Kendati demikian, ia meminta kepada calon kepala daerah lain yang sudah mendaftar di PKB untuk berkomunikasi dengan parpol tergabung koalisi poros tengah. Pihaknya sadar bahwa PKB tidak memiliki raihan kursi cukup untuk mengusung pasangan calon. Karena itu, komunikasi politik dengan parpol koalisi poros tengah perlu intens dilakoni.

Sementara itu, calon wakil gubernur NTB, Morry Hanafi menegaskan, keputusan dirinya maju dalam kontestasi di Pilgub NTB tidak terlepas dari adanya dukungan masyarakat terutama kabupaten Bima Dompu.

“Prinsipnya saya siap maju di Pilkada NTB,” terangnya.

Morry pun menegaskan, dirinya akan terus turun silaturahmi dan mendekati berbagai figur dan tokoh-tokoh masyarakat terutama Kabupaten Bima Dompu. Tujuannya untuk meraih simpati dan dukungan publik. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid