Kali Ini Bayi Dibuang di Lombok Utara, Masih dengan Ari-Ari

GEGER: Kapolsek Gangga, IPTU Remanto bersama jajarannya saat melihat jenazah bayi di Polindes Karang Grepek, Minggu (26/9/2021). (IST/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Jika Sabtu (25/9/2021) kemarin ada pembuangan bayi perempuan di trotoar Bypass BIL, Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, maka Minggu (26/9/2021) ini ada pembuangan bayi laki-laki di sekitar Kali Segara, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Adapun bayi yang dibuang di dalam kardus di Lombok Tengah itu masih sehat. Sementara yang dibuang di KLU ini sudah dalam keadaan tak bernyawa. Jasad bayi masih lengkap dengan ari-ari yang menempel. Warga Karang Grepek, Dusun Karang Lendang, Desa Bentek, menemukan jasad bayi sekitar pukul 13.30 WITA.

Kapolsek Gangga IPTU Remanto mengatakan, jasad bayi itu awalnya dilihat oleh salah seorang warga setempat yang mencari buah pinang di sekitar Kali Segara. Sesampai di lokasi, ia melihat bayi dengan kondisi tali pusar dan ari-arinya masih menempel. “Yang melihat pertama itu, Inak Arnip, karena kaget langsung memanggil warga untuk meminta tolong,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Bayi Cantik Ditemukan di Kardus di Trotoar Bypass BIL, Warga Ini Ingin Adopsi

Saat itu posisi bayi terbaring menghadap ke timur dan sudah dikerumuni semut. Kemudian warga mengangkat bayi tersebut dan dibawa ke Polindes Karang Grepek. Setelah diperiksa kondisi bayi sudah tidak bernyawa. “Berat bayi 3 kg dengan panjang 150 cm, umur bayi kurang satu hari (sekitar 4 jam),” jelasnya.

BACA JUGA :  Tak Kuat Nanjak, Truk Pengangkut 20 Ton Jagung Terperosok di Gangga

Pihaknya sudah melakukan olah TKP awal dan menenangkan masyarakat setempat. Dan dikarenakan Polsek Gangga tidak lagi punya kewenangan melakukan penyidikan, maka selanjutnya diserahkan ke Reskrim Polres KLU. “Kami sudah melakukan olah TKP awal, dan kami selanjutnya serahkan ke Polres,” terangnya.

Kasatreskrim Polres KLU IPTU I Made Sukadana mengaku telah menerima pelimpahan kasus penemuan jasad bayi tersebut. Pihaknya membawa jenasah bayi ke RS Bhayangkara Polda NTB untuk pengambilan DNA. “Kami sore ini (kemarin) membawa jenasah bayi itu untuk tes DNA. Setelah mengetahui hasilnya baru menindaklanjuti penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya. (flo)