Kalah di Laga Kandang, Bupati Yakin Perslobar Mampu Balikkan Keadaan di Bali

(IST/HUMAS LOBAR) Perslobar harus mengakui keunggulan Perseden Bali setelah dikalahkan dengan skor 1-2 pada laga perdana Liga 3 Region Bali-Nusra di Lapangan Turide Mataram, Senin (18/11/2019).

GIRI MENANG–Persatuan Sepak Bola Lombok Barat (Perslobar) harus mengakui keunggulan tim asal Desnpasar Perseden setelah dikalahkan dengan skor 1-2 pada laga perdana Liga 3 Region Bali-Nusra, Senin (18/11/2019).

Bertanding di Stadion GOR Turida Mataram dan dihadiri ribuan supporter, hingga pertengahan babak kedua Perslobar tidak mampu mengejar defisit dua gol yang diciptakan pemain Perseden Fajar Ferdy Saputra di menit 31′ dan I Made Antha Wijaya di menit 61′. Gol bagi Perslobar baru tercipta pada menjt 77′  oleh Rudi Hartono.

Persiapan yang minim merupakan faktor utama kurang maksimalnya penampilan anak-anak Perslobar sore itu. Hal ini disampaikan pelatih kepala Perslobar Sudiato saat ditemui seusai laga. “Durasi pengumuman kita masuk pada Liga 3 sangat berdekatan, jadi tim kami tidak punya waktu yang cukup untuk persiapan, kebanyakan pemain dalam kondisi capek tarkam di luar,” tutur Sudiarto.

Namun Sudiarto tidak mau larut terlalu dalam dengan kekalahan ini, dia berjanji untuk membenahi timnya di semua lini pada laga tandang nanti (kandang Perseden) pada 23 November. “Pemain tengah juga akan kita evaluasi dan kita maksimalkan sehingga penguasan bola bisa dimanfaatkan untuk kemenangan. Kami optimis leg ke-dua bisa menang,” serunya yakin.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid yang ikut menyaksikan secara langsung pertandingan itu juga menyampaikan keoptimisannya. “Kita masih ada harapan dan melihat jalannya permainan tadi, beberapa kali tendangan pemain kita mengenai tiang gawang, saya rasa Perslobar tadi mainnya bagus,” ucap bupati.

Terlihat setelah peluit akhir dibunyikan, Bupati lansung turun ke lapangan menghampiri para pemain Perslobar dan memberi semangat. Bupati juga meminta kepada masyarakat Lobar untuk mendukung dan mendoakan tim kesayangan masyarakat Lobar ini pada leg kedua sehingga bisa menampilkan permainan yang lebih maksimal lagi. (*)