Kades Mambalan Bantah Keluarkan Izin Kafe

Lalu Ahmad Yuni (M. Haeruddin/ Radar Lombok)

GIRI MENANG– Puluhan warga Desa Mambalan Kecamatan Gunung Sari, Selasa (29/11) mendatangi kantor desa setempat. Mereka memprotes keberadaan kafe setempat yang menjual minuman keras (Miras) tradisional jenis Tuak selama ini. Atas hal ini, Kades membantah telah mengeluarkan izin untuk kafe ini.

Kafe yang diprotes warga terletak di Dusun Lilir Barat Desa Mambalan. Warga protes lantaran kafe ini terletak di pinggir jalan utama dan meresahkan masyarakat. Kafe ini juga berdekatan dengan SMPN 2 Gunung Sari.

Kades Mambalan Lalu Ahmad Yuni menegaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin untuk kafe tempat karaoke ini. “ Saya hanya menyarankan untuk menjaga keamanan dan tidak pernah memberikan izin. Kalau masyarakat merasa tidak nyaman ya harus ditutup,” ungkapnya saat ditemui Radar Lombok kemarin.

Justru katanya, protes oleh warga menjadi landasan kuat bagi pihak desa untuk menutup tempat ini. “ Saya langsung turun minta tutup kemarin. Malah saya senang didemo karena ada alasan saya untuk menutup tempat tersebut,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Diduga Tak Berizin, Tim Datangi Vila Gili Gede

Ia menambahkan, protes warga merupakan sebuah bentuk kecintaan terhadap dirinya.” Saya hanya Kades yang mencoba menjadi pemimpin dengan warga yang dari beragam agama, sehingga apapun dilakukan warga, itu merupakan bentuk kecintaan,” tambahnya.

Sementara itu salah seorang warga yang enggan dikorankan namanya mengungkapkan, kafe ini sudah berdiri lama. Pihak desa bersama warga berkali-kali melakukan pendekatan kekeluargaan agar tempat ini ditutup, namun pemilik tidak menanggapinya. Kafe justru tumbuh banyak. “ Dampaknya dapat menimbulkan berbagai kerawanan antara lain meningkatnya tindak kriminalitas seperti pencurian dan perjudian. Selain itu rentan terjadinya tindakan anarkis masyarakat,” ungkapnya.

Warga ini juga menyebut kafe pernah menimbulkan masalah yang menyebabkan adanya korban jiwa pada bulan Agustus lalu. Ada pengendara sepeda motor yang meninggal karena tabrakan. Korban dalam keadaan mabuk setelah minum di kafe ini.(cr-met)