Kades Lembuak Akhirnya Diberhentikan

Bupati Kabulkan Aspirasi Warga

BUKA SEGEL : Aktivitas di kantor Desa Lembuak normal kembali setelah sebelumnya disegel warga. Bupati Lombok Barat telah mengeluarkan SK pemberhentian sementara Kades setempat. (Fahmy/Radar Lombok)
BUKA SEGEL : Aktivitas di kantor Desa Lembuak normal kembali setelah sebelumnya disegel warga. Bupati Lombok Barat telah mengeluarkan SK pemberhentian sementara Kades setempat. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Kepala Desa Lembuak Kecamatan Narmada, Kamarudin Zaelani, diberhentikan sementara sebagai Kades oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid. Pemberhentian sementara Kades didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Lombok Barat Nomor : 683/326A/DPMD/2020. Di dalam surat ini juga tercantum soal

pengangkatan Penjabat Kades Lembuak tertanggal 14 September 2020. Secara resmi dan terbuka, SK pemberhentian sementara Kades dibacakan oleh Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Desa Lembuak, H. Darwilan, di hadapan warga yang disaksikan oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Lombok Barat, unsur TNI dan Polri serta pihak kecamatan (15/9) kemarin.

Usai membacakan SK, Ketua BPD, H. Darwilan, menjelaskan bahwa pemberhentian sementara Kades adalah tuntutan masyarakat Desa Lembuak yang sudah sejak lama disampaikan kepada  Bupati Lombok Barat. Karena lama direspon, warga memilih menyegel kantor desa beberapa waktu lalu.” Dengan sudah terbitnya SK pemberhentian sementara kepala desa, warga membuka segel kantor desa, karena masyakarat sangat puas dengan keputusan Bupati Lombok Barat,” ungkapnya saat ditemui kemarin.

SK pemberhentian sudah diterima oleh BPD. Bupati juga langsung mengangkat penjabat Kades yaitu M. Busyairi yang merupakan PLT Camat Narmada.

Dijelaskan Darwilan, dalam SK, alasan pemberhentian ada di poin kedua. Terdapat tiga poin yang menjadi pertimbangan yaitu, 1. Surat Badan Permusyawaratan Desa Lembuak Nomor :18./BPD-DL/IX/2020 tanggal 10 September 2020 Perihal: Usul Pemberhentian Kepala Desa Lembuak.

Surat Camat Narmada Nomor 140/269/Pem.IX/2020 tanggal 14 September 2020 Perihal Usul Pemberhentian, dan Usul Penjabat Kepala Desa Lembuak 3. Hasil Audit Investigatif Inspektorat Kabupaten LombokBarat Nomor: LHA/K/700.04/VI/15/2020 tanggal 10 September 2020.”Memutuskan dan menetapkan kesatu, memberhentikan saudara Kamarudin.Zaelani, S.Ag.,M.Ag dari jabatan Kepala Desa Lembuak Kecamatan Narmada,” demikian tercantum dalam SK.

Setelah diberhentikan, selanjutnya warga bisa fokus melawan sengketa lahan aset Desa Lembuak yang saat ini sedang disengketakan di Pengadilan Negeri Mataram.

Sementara itu Ketua Tim Penyelamatan Aset Desa, H. Sabirin, menjelaskan, pemberhentian sementara Kades adalah  menjadi penantian panjang warga. Sabirin mengungkapkan banyak masalah yang melatarbelakangi sampai terjadinya penyegelan kantor desa, salah satunya adalah ketidakpuasan dan ketidakpercayaan masyarakat kepada Kades, karena ada dugaan Kades ikut terlibat dalam penjual lahan aset desa.”Alhamdulillah masyarakat sudah terima, dan pelayanan untuk masyarakat sudah mulai normal kembali, satelah dikeluarkan SK pemberhentian sementara Kades,” ungkapnya.

Terkait dengan gugatan di pengadilan yang diajukan oleh warga, akan memudahkan proses gugatan di pengadilan.” Begitu sudah lengser sebagai Kades, kami enak melangkah untuk melawan gugatan dengan data yang sudah kami miliki,” tegasnya.

Kades Kamarudin Zaelani saat dikonfirmasi mengakui sudah menerima SK itu. Ia mengaku menghargai keputusan Bupati Lombok Barat.” Bupati itu atasan saya. Beliau (Bupati) memiliki hak prerogatif untuk memutuskan itu,” tegasnya.

Dalam waktu dekat ia akan menemui bupati, untuk mempertanyakan langsung alasan dirinya diberhentikan.”Mungkin dalam silaturahmi, saya akan bertanya kepada bupati, apa yang menjadi landasan memberhentikan saya sebagai Kades,” ungkapnya.(ami)