Kades di Lobar Mengeluh belum Terima Gaji Dua Bulan

illustrasi

GIRI MENANG – Para kepala desa dan perangkat desa di Lombok Barat belum menerima gaji atau penghasilan tetap (Siltap) terhitung Januari dan Februari. Gaji belum dibayarkan lantaran Alokasi Dana Desa (ADD) belum juga dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Kades jeringo, Sahril, mengakui sampai saat ini Kades dan perangkat desa menerima gaji.”Belum ada dapat (terima gaji) sama sekali,” akunya, Jumat (19/2), saat dikonfirmasi.

Informasi dari BPKAD dan BPMD, penyesuaian SIPD dan BPJS dengan daerah dan desa itu menjadi salah satu kendala. Tapi persoalan keterlambatan ini bukan kali ini saja setiap tahun di awal tahun selalu terjadi.”Ini yang kami sangat kami sayangkan. Mestinya hal-hal seperti ini tidak perlu terulang kembali,” keluhnya.

Ia menyayangkan hal ini terjadi berulang-ulang. Padahal pemerintah desa sudah menyiapkan apa yang menjadi syarat dan kewajiban di dalam mendapatkan Siltap itu sendiri maupun keuangan desa lainnya. Ia mengaku sangat kecewa terhadap sistem pemerintah seperti ini baik itu daerah maupun pusat yang tidak pernah memikirkan tentang desa terlebih sekarang ini banyak sekali aturan mendadak yang membuat desa harus menyesuaikan anggaran kembali. Pemerintah baik itu daerah dan pusat lamban berpikir tentang kebutuhan desa sehingga desa jadi korban terhadap kebijakan yang tidak tepat waktu.

Kepala Desa Bagek Polak, Amir Amraen Putra, menyampaikan sampai saat ini ADD dari Pemkab Lobar belum bisa cair. Akibatnya belum bisa dilakukan pembayaran gaji untuk Kades dan perangkat desa.”Belum ada masuk ini, makanya kita belum terima gaji kades,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Lombok Barat, Heri Ramadhan, mengakui ADD belum cair sehingga Siltap Kades dan perangkat desa belum bisa dibayarkan. “ADD memang belum cair, tapi diupayakan pekan depan,” jelasnya. Namun demikian lanjutnya, untuk pencairan ADD akan dilakukan per triwulan sebelumnya dilakukan per bulan sehingga desa dan dinas mengurus setiap bulan. Untuk DD sendiri sudah hampir semua dicairkan untuk tahap I. Sehingga pihak desa bisa menyalurkan BLT DD.”Untuk DD sudah dicairkan, yang ADD mudahan pekan depan,” imbuhnya.(ami)