Jual Beli Online Gerus Omzet Outlet Distro

Jual Beli Online Gerus Omzet Outlet Distro
Pemilik Distro Alive Store, Aria menunjukan produk barang jualannya.

MATARAM – Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang kian pesat, memaksa para pelaku usaha yang berjualan dengan mengandalkan pembeli datang ke tokonya, kini mulai ditinggal konsumen. Pasalnya, konsumen/masyarakat mulai beralih memanfaatkan jasa jual beli secara online. Selain harga lebih murah, barang yang mereka beli, juga langsung dikirim ke rumah konsumen.

Sejumlah distro (toko) pakaian, merasakan langsung pertumbuhan jual beli secara online atau lebih dikenal dengan sebutan e-Commerce tersebut. Omzet penjualan distro yang membuka toko ini turun drastis, bahkan tak sedikit pula yang terpaksa tutup alias gulung tikar.

Salah satu usaha distro pakaian, Distro Alive Store, Aria Gili Alyt mengakui omzet usahanya sempat turun drastic, karena kalah saing dengan jual beli online. Terlebih lagi, distro yang dibukanya tersebut, masih tergolong bermodalkan terbatas, tidak seperti para pengusaha besar yang membuka distro di Mall, tentunya memiliki modal besar.

“Omzet kami itu dari tahun kemarin turun hingga 50 persen. Karena kalah saing dengan jual beli online,” kata Aria, Kamis kemarin (5/4).

Melihat kondisi tersebut, Aria kemudian banting setir merubah pola pemasarannya. Dengan tetap membuka toko distronya, tapi juga memanfaatkan jual beli online untuk memasarkan berbagai produk yang dimiliki. Alhasil, secara pelan dan pasti, konsumen mulai banyak yang memesan dan membeli produk dimilikinya tersebut.

Melihat perkembangan usaha yang mulai bergairah melalui pasar jual beli online, Aria mengaku sudah fokus mengembangkan Distro miliknya tersebut  lebih memanfaatkan promosi dan penjualan melalui media jual beli online.

“Era digital sekarang ini yang paling baik dalam mempromosikan produk jualan adalah melalui e-Commerce,” terangnya.

Selain itu, Aria juga tetap mempertahankan ciri khas produk yang dijual secara online tersebut, seperti menjual brand ternama dari berbagai negara, yakni Amerika, Eropa. Bahkan, Distro Alive Store juga memiliki ikatan dengan talenta lokal, seperti bartender, firedance, dan juga beberapa orang bartender-bartender yang ada di dalam negeri maupun luar negeri.

Ia menambahkan, dari segi peminat biasanya, hampir semua kalangan, dari anak-anak sampai yang tua banyak yang berbelanja di Distro Alive. Terlebih lagi Distro Alive ini sudah berusia 4 tahun dan merupakan yang pertama berdiri di Kota Mataram.

“Untuk barang yang kami jual itu ada yang dibuat sendiri dan ada juga yang dari luar daerah. Untuk harga kami termasuk terjangkau,” tutupnya. (cr-isn)