Joki Mutasi Gentayangan, Nama Bupati Diobral

PRAYA-Isu mutasi kepala sekolah jilid II semakin santer diperdengarkan di Lombok Tengah.

Tak tanggung-tanggung, situasi ini dimanfaatkan sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka mengobral nama Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT dan L Pathul Bahri (Suhaili-Pathul) untuk mengeruk keuntungan. Para joki mutasi ini mengiming-imingi sejumlah kepala sekolah agar tetap menjabat atau dipindah ke sekolah lain. ‘’Ada kemarin yang datang ke saya. Dia mengaku sebagai orang suruhan wakil bupati dan meminta duit agar jabatan saya tidak digeser,’’ ungkap salah seorang Kepala SD di Praya Timur, yang meminta namanya tidak disebutkan, kemarin (10/5).

Ketua Timses Suhaili-Pathul Praya Timur, Sahnan yang dikonfirmasi tidak menampik informasi ini. Dia juga mengaku sempat menerima informasi yang menjual nama bupati dan wakil bupati untuk menakut-nakuti kepala sekolah. Mereka juga tidak segan-segan meminta sejumlah uang dengan mengiming-imingi kasek tertentu. ‘’Kita sangat sayangkan prilaku oknum seperti ini yang tega menjual nama bupati dan wakil bupati. Saya akan segera kroscek kebenaran informasi ini, karena Pak Bupati dan Pak Wabup tidak pernah menyuruh seperti itu,’’ tegas Sahnan dihubungi via ponselnya, kemarin.

Jika informasi ini benar, Sahnan mengaku, akan melaporkannya ke bupati dan wakil bupati untuk ditindak. Jangan sampai nama keduanya dicatut orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengejar kepentingan pribadi. Karena masalah mutasi merupakan hak prerogatif dari bupati dan wakil bupati sebagai pemegang kebijakan.

Andipun mutasi jilid II untuk kepala sekolah dilakukan bulan ini, tambahnya, maka harus dilakukan secara proporsional. Jangan sampai bupati dan wakil bupati mengulang kesalahan pada mutasi jilid I. Dimana semuanya dilakukan berdasarkan faktor kedekatan dan politis semata. “Jika mutasi bulan ini benar dilakukan, saya berharap kekecewaan pada mutasi pertama tidak terjadi lagi,’’ sebutnya.

Sahnan membeberkan, mutasi pertama membuat banyak tim yang kecewa. Sehingga mutasi kedua ini diharapkan menjadi obat bagi semua timses. Minimal dengan memberikan mereka jabatan bagi yang berkompeten dan memenuhi syarat. ‘’Jangan sampai mutasi kedua ini membuat tim kecewa lagi,’’ tandasnya.

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lombok Tengah, H Sumum MPd yang dikonfirmasi berharap, mutasi untuk kepala SD ini segera dilakukan. Hal ini mengingat sejumlah kasek masih lowong. Sementara ujian nasional (UN) akan segera dilaksanakan. ‘’Kita harapkan ijazah mereka ditandatangani kasek definitif,’’ harapanya.

Masalah kewenangan, Summum mengaku bukan ranahnya. Masalah mutasi sepenuhnya kewenangan bupati dan wakil bupati sebagai pucuk pimpinan. Tidak ada kaitannya dengan dinas meski membawa kasek. ‘’Kalau masalah kewenangan itu urusannya bupati dan wakil bupati. Karena jabatan kabid dan kadis saja itu karena kepercayaan atasan,’’ tandasnya.

Sementara Wakil Bupati Lombok Tengah, L Pathul Bahri yang dikonfirmasi memastikan akan segera melakukan mutasi jilid II. Hal ini mengingat adanya sejumlah jabatan kasek yang lowong dan harus dipenuhi berdasarkan laporan. ‘’Tentu saja, karena dari beberapa catatan ada yang lowong. Ini juga untuk kelancaran proses belajar mengajar,’’ katanya. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid