Joda Akbar Tunda Deklarasi

Joda Akbar Tunda Deklarasi
DITUNDA: Joda Akbar dan tim pemenangan melakukan rapat, Senin (16/3) malam. Keputusannya, menunda deklarasi berpasangan akhir Maret ini.(IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM–Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu-Danny Carter Febrianto Ridawan (Joda Akbar) memutuskan menunda deklarasi berpasangan pada akhir Maret ini.

Penundaan ini kata Ketua DPC Gerindra Lombok Utara Sudirsah Sujanto untuk menyikapi situasi yang berkembang terkait ancaman penularan virus corona. Karena bagaimanapun, deklarasi diwacanakan melibatkan massa, sementara saat ini kegiatan pelibatan massa tidak direkomendasikan. “Deklarasi paket Joda Akbar akhir Maret ini kita tunda,” katanya, Selasa (17/3) kemarin.

Keputuan ini lanjutnya, merupakan keputusan bersama dengan Joda Akbar, saat melakukan pertemuan, Senin (16/3) malam. Ia menegaskan, Joda Akbar sudah siap menggelar deklarasi akhir Maret. Berbagai persiapan sudah dilakukan. Tetapi adanya corona ini, di luar dugaan. “Ini diluar dugaan kami,” terang Anggota DPRD NTB Dapil Lobar-KLU tersebut.

Pihaknya sendiri belum memutuskan kapan deklarasi Joda Akbar, pasca-penundaan ini. Masih perlu pencermatan situasi di tengah siaga darurat corona.

Namun ia memastikan pembentukan tim pemenangan dari parpol koalisi dan relawan Joda Akbar terus berjalan. Bahkan rencananya, dalam pekan ini akan dikukuhkan tim pemenangan di sejumlah kecamatan. Tetapi tentunya, kegiatan itu akan tetap mengacu arahan pemerintah terkait larangan pengumpulan massa di satu lokasi. “Pengukuhan tim relawan di sejumlah kecamatan kita lakukan skala kecil saja. Sesuai arahan dari pemerintah terkait ancaman virus corona ini,” imbuhnya.

Ia memastikan Joda Akbar sudah final diusung koalisi empat partai, yakni Gerindra, PKB, PKS, dan PDIP. SK dukungan DPP masing-masing partai akan diterbitkan serentak awal April. “April ini SK dukungan Joda Akbar terbit,” pungkasnya. (yan)