Job Fair, Pemkot Minta Warga Mataram Diprioritaskan

JOB FAIR
JOB FAIR: Sosialisasi penyelenggaraan job fair di salah satu titik di Kota Mataram.

MATARAM – Pemerintahan Kota Mataram mengadakan job fair di Mataram Mall selama 2 hari pada tanggal 10 sampai 11 Maret mendatang.” Insya Allah pembukaan hari Sabtu. Pelaksanaannya dua hari,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram H. Syaiful Mukmin kemarin.

BACA JUGA : Pemkot Mataram Kembali Gelar Job Fair, Catat Tanggalnya

Sampai saat ini perusahaan yang sudah mendaftar ada 27 perusahaan. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 1.361 orang. Yang paling banyak mendaftarkan perusahaanya ada lembaga keuangan dengan 224 lowongan, jasa keuangan sebanyak 200 lowongan, ada juga Alfamart Indomart yang mencapai angka 200 orang.” Dari ribuan lowongan yang dibuka, kita harapkan warga kota Mataram bisa menjadi prioritas,” katanya.

Namun pihaknya tentu tidak bisa menekan perusahaan untuk harus menerima warga Mataram saja, karena itu tergantung setiap perusahaan yang memang membutuhkan skill pekerja.

Ditegaskan Saiful, pihaknya tetap mengarahkan perusahaan  agar memprioritaskan  pekerja Mataram.”Ini dimaksudkan agar jumlah pengangguran bisa berkurang,” jelasnya.

Untuk angka pengangguran saat ini masih mencapai 12 ribu orang terdiri dari tamatan SMA, SMK, dan perguruan tinggi. Ia berharap job fair ini berhasil menyerap 30 persen dari jumlah itu, “Kita menginginkan 30 persen bisa terserap dari angka pengangguran itu. Tetapi dari yang masuk kategori pengangguran itu ada melamar dan ada yang tidak, karena bisa saja dia melamar pekerjaan di tempat lain,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Mataram menyosialisasikan pelaksanaan job fair ini di masing-masing kecamatan dan kelurahan melalui surat, spanduk dan baliho.

Kalangan DPRD Kota Mataram meminta Dinas Tenaga Kerja benar-benar melaksanakan kegiatan tersebut, jangan hanya sekedar formalitas untuk melaksanakan kegiatan saja. Selama ini informasi  yang masuk itu adalah para calon pelamar itu tidak ada yang dipanggil setelah memasukkan lamaran. “ Informasi ini harus ditindaklanjuti, jangan hanya sebagai formalitas kerja saja,” kata Herman.

Sebagai pelaku usaha UKM, kota Mataram saat ini memang menjadi pilihan tempat bekerja warga NTB. Hal ini terjadi karena banyaknya perusahaan yang mulai masuk untuk berinvestasi di Kota Mataram yang mampu menunjang pertumbuhan ekonomi. Dari itu pihaknya juga memastikan agar perusahana yang akan mengikuti job fair adalah perusahaan yang sehat dan bisa menjamin kesejahteraan para karyawan ketika diterima menjadi pegawai nanti.(cr-isn/ami)