JKN-KIS Bantu Lina Obati Kesehatan Matanya

Lina Hulwana Aminin (IST/RADAR LOMBOK)

PRAYA–Sedia payung sebelum hujan, begitulah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional -Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Biaya pelayanan kesehatan yang cukup tinggi kini tidak dirasakan oleh masyarakat Indonesia karena sudah ada Program JKN – KIS yang menjadi jaminan di kala sakit.

Begitulah kira-kira yang dirasakan salah satu warga Kabupaten Lombok Tengah, Lina Hulwana Aminin (24) yang saat ditemui tim Jamkesnews mengaku merasakan betapa berharganya JKN-KIS terhadap dirinya. Pasalnya ia kini tidak merasakan kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan semenjak dirinya menjadi Peserta JKN–KIS. “JKN–KIS adalah oase di tengah gurun pasir, begitu banyak manfaat yang dapat dirasakan dengan menjadi peserta JKN–KIS,” ucap Lina kepada tim Jamkesnews.

Lina yang menderita rabun jauh sejak duduk di bangku SMA dan harus mengontrol kesehatan matanya. Saat itulah Program JKN–KIS telah membantunya mengatasi permasalahan kesehatan pada matanya. “Saya penderita rabun jauh, dalam waktu yang berjangka saya harus kontrol kesehatan mata saya. Minus di mata saya setiap tahunnya bertambah, artinya saya harus tetap kontrol dan mengganti lensa kacamata,” ujar Lina.

Ia yang menderita rabun jauh harus rutin mengontrol kesehatan matanya yang membutuhkan biaya tidak sedikit dengan kondisi setiap tahun minus mata Lina terus bertambah. “Sebelum menjadi peserta JKN-KIS, semua biaya pemeriksaan dan ganti lensa otomatis ditanggung sendiri, setelah menjadi peserta JKN-KIS, biaya ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan dan ganti lensa ditanggung sesuai dengan biaya hak kelas rawat,” lanjutnya.

Dengan adanya Program JKN-KIS, Lina merasa terbantu untuk menyembuhkan kondisi matanya yang membutuhkan perawatan. Ia berharap bahwa Program JKN-KIS terus hadir menjamin seluruh pembiayaan pengobatan masyarakat, agar semakin banyak yang terbantu atas kehadiran Program JKN-KIS tersebut. “Semoga tetap panjang umur untuk program JKN KIS dan bisa membantu lebih banyak lagi peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan dengan mudah dan cepat. Terima kasih BPJS Kesehatan,” tutupnya. (dh/ay)