Jembatan Bengkang di Sekotong Putus, Jembatan Darurat Akan Dibangun

Kepala Dinas PUPR NTB Ridwansyah mengecek langsung jembatan putus di Desa Persiapan Pengantap, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Sabtu (13/11/2021). (IST/PUPR NTB)

GIRI MENANG–Jembatan Bengkang yang berada di Desa Persiapan Pengantap, Kecamatan Sekotong putus akibat luapan sungai dan tingginya intensitas hujan, Jumat (12/11/2021) kemarin.

Jembatan ini berada di jalan lintas provinsi yang menghubungkan Pengantap-Pelangan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB Ridwansyah turun langsung mengecek kondisi jembatan, Sabtu (13/11/2021).

Diterangkan, jembatan ini dibangun 1983 dengan bentang eksisting 13 meter, bangunan atas struktur beton bertulang, bangunan bawah dari pasangan batu dengan fondasi langsung. “Kondisi saat ini rusak berat, bangunan atas (gelagar dan lantai) patah dan runtuh, kemungkinan akibat usia jembatan yang sudah hampir 40 tahun,” ujar Ridwansyah dalam laporannya ke Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

BACA JUGA :  Oven Berisi Tujuh Ton Tembakau Terbakar

Adapun untuk penanganan sementara, akan dilakukan pembangunan jembatan darurat. “Rencana penanganan sementara berupa pembuatan jembatan darurat, yang diperuntukkan untuk kendaraan ringan,” jelasnya.

Adapun untuk penanganan permanen akan dilakukan 2022 melalui sumber pembiayaan DAK. “Proses lelang konstruksi akan dilakukan pada akhir November dan kontrak direncanakan akan dimulai pada awal Januari 2022,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Jembatan Putus di Sekotong, Warga Terisolir

Respons cepat Ridwansyah ini pun mendapat apresiasi dari Gubernur NTB Zulkieflimansyah. “Terima Kasih Pak Kadis PU NTB yang langsung terjun setelah mendapat laporan dari masyarakat. Saya tahu betul semalam beliau begadang sampai lewat tengah malam (Mempersiapkan aksi tanam pohon oleh Presiden di Rembitan, Lombok Tengah),” apresiasi Gubernur. (RL)