Jelang WSBK 2021 dan MotoGP 2022, Wagub Minta RS di NTB Terintegrasi

Gelaran WSBK 2021 di Donington Park di Kota Leicester, Inggris, beberapa hari lalu. (IST/IG WSBK)

MATARAM–Event World Superbike (WSBK) akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah November 2021. Kemudian  MotoGP Maret 2022.

Menyambut dua event dunia itu, Pemerintah Provinsi NTB terus menggenjot berbagai fasilitas pendukung. Salah satunya pembangunan Rumah Sakit (RS) Mandalika bertaraf internasional.

Untuk itu, Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meminta agar RS Pemerintah di NTB membangun sistem manajemen yang terintegrasi untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Apalagi dengan adanya event Word Superbike dan MotoGP yang akan kita sambut,” kata Wagub pada rapat konsolidasi dan koordinasi kesiapan Rumah Sakit Mandalika dalam Perhelatan Indonesia Grand Prix (WSBK-MotoGP)di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Kamis (8/7/2021) .

Ditegaskan, keberadaan Rumah Sakit Mandalika harus mampu menjadi center of point. Karena yang berkunjung ke NTB akan melihat dan menyoroti bagaimana operasional RS Mandalika, yang satu kesatuan keberadaannya dengan Rumah Sakit Umum Provinsi.

BACA JUGA :  GeNose C19 Hadir di Bandara Lombok, Cek Covid Tinggal Tiup, tetapi Bayar

“Rumah sakit pemerintah harus terhubung dan terintegrasi juga dengan RS  yang lain juga,” harap Ummi Rohmi.

Selain itu, sinergi dan kolaborasi untuk memanfaatkan semua potensi yang dimiliki daerah harus tersistem. Baik peralatan dan kelengkapan penunjang.

Kemudian Wagub berharap agar OPD terkait, baik Dikes maupun pihak RS agar dapat mengidentifikasi semua kebutuhan RS secara komprehensif untuk diajukan dan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.

“Dari sisi peralatannya, sumber daya manusianya dan semua fasilitas pendukung, selengkap-lengkapnya,”ucap Doktor alumni ITS ini.

Karena menurutnya, pusat juga memiliki komitmen menjadikan RS Mandalika sebagai fasilitas pendukung dalam ajang MotoGP.

“Jadi harapan saya, komunikasi dengan pusat satu kesepakatan. Agar pada saat mulai beroperasi tidak ada kekurangan dan hambatan,”tutup Ummi Rohmi.

BACA JUGA :  Warga NTB Mau Konsultasi Covid-19? Hubungi Nomor Ini

Sebelumnya, dalam paparannya Dirut Rumah Sakit Mandalika Provinsi NTB, dr. Oxy Tjahjono, Sp.EM menjelaskan bahwa keberadaan RS ini salah satunya untuk menopang kegiatan event nasional maupun internasional, yang memiliki fungsi pelayanan dalam jangka panjang.

“RS Mandalika, terus digenjot secara fisik maupun kelengkapan fasilitasnya. Baik penataan tampilan secara fisik bangunan maupun perekrutan SDM,” jelasnya.

Hingga saat ini, RS sudah dibangun gedung berlantai 4. Lantai 1 sudah rampung sedangkan lantai 2-4 sedang dalam tahap finising.

Sedangkan sarana alat kesehatan dan pendukung lainnya ada ruang operasi, rawat inap dan rawat jalan. “Termasuk 2 unit ambulance,” ujarnya.

Untuk pemenuhan semua kebutuhan secara keseluruhan baik kekurangan alat kesehatan, dan  penunjang fasilitas lain sedang dalam tahap pengusulan ke pemerintah pusat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setda, Kadikes dan Dirut RSU Provinsi NTB. (RL)