Jelang Nataru 2024, PLN Siaga Penuh Jaga Keandalan Listrik

BRIEFING: Sesi briefing sebelum kegiatan pemeliharaan, membantu memastikan seluruh tim memiliki pemahaman yang jelas tentang pekerjaan yang akan dilakukan dengan aman.

MATARAM—Dalam rangka menyambut perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus bersiap untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama periode siaga ini.

Untuk memastikan kelancaran operasional dan keandalan pasokan listrik, PLN UIW NTB melaksanakan serangkaian langkah preventif, guna kelancaran operasional dan ketersediaan listrik yang memadai di antaranya melibatkan peningkatan pemeliharaan rutin pada peralatan listrik, peningkatan kapasitas pasokan dan pemantauan terhadap jaringan distribusi listrik.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo menyatakan pihaknya melaksanakan kegiatan pemeliharaan ini merupakan bagian dari strategi untuk menjaga keandalan operasional dan pasokan listrik yang stabil kepada masyarakat di Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Jokowi Hadiri KTT APEC Secara Virtual dari Lombok, PLN Pastikan Listrik Aman

“Kami berupaya meminimalkan risiko gangguan dan meningkatkan kualitas layanan dengan melakukan pemeliharaan secara berkala, terutama jelang periode yang membutuhkan keandalan listrik seperti masa siaga Natal 2023 dan Tahun Baru 2024,” kata Djarwo.

Ia menjelaskan pihaknya melakukan kegiatan pemeliharaan di sejumlah pembangkit listrik milik PLN, di antaranya PLTU Jeranjang, PLTS Gili Trawangan, PLTD Paokmotong, dan PLTU Sumbawa.

Dengan dilakukannya pemeliharaan ini, diharapkan pembangkit listrik tersebut dapat tetap beroperasi dengan andal dan pasokan listrik kepada pelanggan tetap terjaga selama periode Nataru. Saat ini, kondisi Sistem Kelistrikan di NTB relatif aman dengan beban puncak di Sistem Lombok mencapai 311 MW dan beban puncak di Sistem Tambora sebesar 130 MW.

Baca Juga :  PLN Gelar Apel Siaga Amankan Pasokan Listrik Ramadan dan Idul Fitri

“Kami berharap kegiatan pemeliharaan di unit pembangkit listrik dapat memprediksi gangguan lebih dini sehingga mesin selalu beroperasi dengan baik untuk mengawal momen Nataru di tengah masyarakat,” tandas Djarwo. (rl)

Komentar Anda