Jelang Lebaran, Razia Petasan dan Balap Liar Digencarkan di Lotim

Aparat TNI dan Satpol PP di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kompak menggelar operasi petasan dan balap liar jelang Idulfitri 1443 H, Kamis (28/4/2022). (IST FOR RADAR LOMBOK)

SELONG–Aparat gabungan dari TNI dan Satpol PP di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kompak menggelar operasi petasan dan balap liar jelang Lebaran Idulfitri 1443 H, Kamis (28/4/2022).

Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Amin Muhammad Said mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat dalam beribadah Ramadan hingga lebaran Idulfitri.

“Alhamdulillah ini upaya pemerintah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan puasa terutama yang berkaitan dengan petasan dan balap liar. Ketika warga sudah merasa terganggu maka kenyamanan itu sendiri akan hilang,” ujar Amin.

Amin juga mengingatkan para orang tua untuk menjaga anak-anak mereka agar tidak bermain petasan karena bisa jadi korban ledakan petasan itu berakibat fatal seperti luka bakar termasuk juga balap liar. “Balap liar ini rawan kecelakaan lalu lintas dan mengganggu pengguna jalan. Jadi mari jaga anak-anak kita dengan mengarahkannya untuk melakukan hal-hal yang positif di bulan suci ini,” ajaknya.

Sementara itu, Kasatpol PP H. Sudirman via telepon seluler mengatakan operasi petasan dan balap liar sesuai jadwal mulai 18 April hingga 1 Mei mendatang sebagai shock therapy bagi para pedagang petasan dengan mengambil beberapa sampel sebagai barang bukti untuk diamankan di kantor. “Alhamdulillah beberapa barang bukti sudah kita amankan di Kantor Satpol PP untuk kita musnahkan bersama,” ujarnya.

Ia juga berharap agar ke depan ada pembinaan lebih lanjut terhadap para pedagang petasan untuk tidak melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur sehingga Lombok Timur tetap aman dan kondusif.

Terkait dengan kondusivitas wilayah menjelang Idulfitri, Sudirman mengatakan sampai saat ini masih terpantau aman. Namun demikian, pemantauan wilayah akan terus dilakukan bersama TNI, Polri dan instansi terkait. (lie)