Jelang Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan BBM dan LPG

MATARAM—Persiapan arus mudik dan jelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan juga LPG, baik subsidi maupun non subsidi.

GM Pertamina MOR V Bali Nusra, Ageng Giriyono menyatakan, Pertamina siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada masa arus mudik hingga periode arus balik Idul Fitri 2016, sampai permintaan akan bahan bakar kembali normal. “Pertamina mempersiapkan tambahan sebesar 20 persen untuk kebutuhan BBM jenis premium dari rata-rata hari normal,” kata Ageng Giriyono, Rabu (22/6).

Dikatakannya, seperti diketahui pada momen hari besar ini berdasarkan data history, pasti akan ada lonjakan volume permintaan BBM maupun LPG sehingga Pertamina terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan LPG dengan baik.

Pertamina mempersiapkan tambahan sebesar 20 persen dari rata-rata hari normal untuk produk BBM jenis Premium yang tersedia di SPBU. Dimana rata –rata konsumsi normal sebesar 11.855 KL/hari dari rata-rata penyaluran normal harian 6.705 KL. Untuk BBM bersubsidi jenis Solar, diprediksikan mengalami penurunan 8 persen karena larangan beroperasi bagi kendaraan berat dari  H-5 sampai dengan H+3 Lebaran.

BACA JUGA :  Libur Lebaran, Hunian Kamar Hotel Capai 75 Persen

Untuk Bahan Bakar Khusus (BBK) Non Subsidi jenis Pertamax, dan Pertalite, dikarenakan antusiasme dari konsumen, pada musim mudik 2016 ini Pertamina menambahkan hingga 45 persen untuk Pertamax. Sedangkan untuk Pertalite akan disediakan tambahan 48 persen dari rata-rata harian normal 2.870 KL.

Sebagai antisipasi peningkatan konsumsi, Pertamina sudah melakukan penambahan penyaluran secara bertahap pada awal bulan puasa di bulan Juni sebesar 4 persen dari konsumsi normal bulanan dan 13 persen di bulan Juli dari konsumsi normal bulanan sebesar 105.413 metrik ton (MT) /bulan.

BACA JUGA :  Lebaran, Pendaki Rinjani Tembus 6 Ribu Orang

Selain LPG 3 Kg, Pertamina juga menambah pasokan LPG Non Subsidi untuk LPG 12 Kg dan Bright Gas sebesar 2,1 persen dari rata-rata pasokan normal. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan konsumen setia pengguna LPG 12 Kg dan Bright Gas terus terpenuhi dimasa tingginya kebutuhan.

“Untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, Pertamina akan menginstruksikan kepada semua SPBE dan Agen untuk meningkatkan buffer stock LPG, menambah waktu pelayanan dan akan ditunjuk beberapa Agen Satgas dan Pangkalan Siaga yang akan buka pada hari H lebaran,” kata Ageng.

Untuk mengantisipasi pangkalan-pangkalan yang tutup pada saat Lebaran, maka Pertamina akan menyediakan LPG 3 kg dan 12 kg di SPBU dan modern market yang tersebar di wilayah Provinsi NTB agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi. (luk)