Jelang Bau Nyale, Pengunjung Hotel Masih Sepi

Bau Nyale
Bau Nyale (DOK)

PRAYA – Pesta bau nyale yang akan dilaksanakan pada 24-25 Februari mendatang ternyata masih belum mampu meningkatkan tingginya minat wisatawan untuk datang. Hal itu dibuktikan dengan masih belum banyaknya hotel yang dipesan oleh para wisatawan.

Beda halnya dengan tahun-tahun sebelumnya, jauh sebelum pelaksanaan event bau nyale semua hotel sudah penuh dipesan pengunjung, baik lokal maupun mancanegara. Permasalahan yang ada saat ini disinyalir karena masih tingginya harga tiket yang membuat wisatawan enggan untuk datang ke Lombok.

BACA JUGA: Polisi Sisir Miras Jelang Bau Nyale

Kepala Dinas Budpar Lombok Tengah, H Lalu Moh Putria mengaku, hanya Hotel Novotel yang sudah habis dipesan. Sementara hotel-hotel lainnya masih banyak yang kosong, begitu juga dengan homestay. “Tapi kita tetap optimis jika pengunjung akan membeludak, karena sudah banyak yang mulai menghubungi saya untuk memesan hotel,’’ ungkap Putria, Rabu kemarin (20/2).

Diakuinya memang pascagempa yang melanda Lombok, tidak bisa dipungkiri angka kunjungan mulai merosot. Padahal sudah dilakukan berbagai upaya untuk membangkitkan kunjungan wisatawan, mulai dari sosialisasi di berbagai lokasi hingga menyelenggarakan berbagai event untuk menarik minat para wisatawan itu. “Tapi lagi sekarang ditambah dengan harga tiket yang mahal dan bagasi yang dibayar. Ini tumben terjadi bahkan di dunia bahwa kita sedang dilanda musibah tapi harga tiket malah dinaikan, makanya wajar ketika wisatawan enggan untuk datang. Bahkan mereka juga jarang beli oleh-oleh dengan jumlah banyak, karena mereka membayar bagasi,” tambahnya.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Raja Siledendeng ini mengaku optimis perayaan event bau nyale ini akan mampu mendatangkan puluhan bahkan ratusan ribu wisatawan. Meskipun pesanan penginapan saat ini masih kurang. “Kalau wisatawan luar masih lewat telepon untuk meminta dipesankan hotel. Makanya kita optimis semua hotel akan full di puncak perayaan event nyale itu,” tambahnya.

BACA JUGA: Tiga Perempuan Penghibur Diamankan

Dalam kesempatan itu, Putria sangat berharap adanya kebijakan dari pemerintah pusat untuk menurunkan harga tiket. Karena tidak bisa dipungkiri harga tiket yang tinggi membuat para wisatawan semakin enggan untuk datang, meskipun berbagai event sudah dan akan dilakukan di Lombok. “Surfing sudah kita lakukan, begitu juga berbagai kegiatan yang lain, termasuk event bau nyale ini. Makanya kita sangat berharap kalau harga tiket ini bisa diturunkan, agar kedepan bisa terjangkau oleh wisatawan. Karena biasanya tahun sebelumnya jauh sebelum puncak event nyale. Homestay kita juga sudah full di-booking oleh para wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam kita,” tambahnya. (met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut