Jazz and Blues Night di Tepi Pantai Hotel Sheraton Senggigi

Dinas Pariwisata Lombok Barat (Dispar Lobar) dan Hotel Sheraton menggelar festival musik dengan tajuk Music of Senggigi – Sound of Festivity “Jazz and Blues Night” di tepi Pantai Hotel Sheraton, Sabtu (06/11/2021). (Foto Dispar Lobar).

GIRI MENANG–Dinas Pariwisata Lombok Barat (Dispar Lobar) dan Hotel Sheraton menggelar festival musik dengan tajuk Music of Senggigi – Sound of Festivity “Jazz and Blues Night” di tepi Pantai Hotel Sheraton, Sabtu (06/11/2021).

Pagelaran ini dimeriahkan oleh Suradipa & Friends, Ary Juliant, Pipiet & The Maiqkanes, dan Lombok Blues Community.

Turut hadir pula Bupati Lombok Barat H. Fauzan Kalid, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat Saepul Ahkam, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1606 Kolonel Arm Gunaawn, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mataram Yusuf, Kapolres Lombok Barat AKPB Bagus S. Wibowo, dan diikuti oleh seluruh tamu undangan dari Dinas Pariwisata.

Tezar Mirza selaku General Manager (GM) Sheraton Senggigi Beach Resort mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya atas usaha dan tujuan besar dari Dinas Pariwisata Lombok Barat dalam rangka membangkitkan kembali industri pariwisata di Senggigi yang telah terpuruk. Event seperti ini dianggap perlu untuk terus menciptakan daya tarik wisatawan dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka promosi industri pariwisata yang telah terpuruk karena pandemi ini.

BACA JUGA :  BPPD Gandeng PT Pos Indonesia Promosikan WSBK

“Mewakili dari seluruh pelaku usaha, kami tentu sangat mengapresiasi usaha Dinas Pariwisata Lombok Barat dalam menggelar Music Jazz and Blues Night ini. Event seperti ini tentu memiliki tujuan mulia karena dapat membantu sektor pariwisata, khususnya di daerah Senggigi ini untuk tetap bangkit di tengah pandemi,” ungkap Tezar Mirza.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Saepul Ahkam dalam sambutannya menanamkan sikap kebanggaan kita terhadap pesona Senggigi dan kegiatan yang telah terselenggara sebelumnya. Tidak lupa pula, Ahkam kembali menekankan harapannya akan peran setiap elemen untuk terus bergotong royong dalam membangun Senggigi ini. Karena perlu disadari, bahwa tanggung jawab ini dipikul bersama-bersama dengan terus bahu membahu satu sama lain.

“Kegemuruhan Senggigi di Lombok Barat dan kehadiran event yang telah kita selenggarakan sebelumnya merupakan kebanggaan yang patut disadari, momentum ini menjadi pas untuk terus semangat bertarung melawan pandemi. Untuk itu, kami sangat berharap kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata seperti ini dapat diperluas lagi bersama dengan masyarakat,” ucapnya dalam sambutan.

BACA JUGA :  Ratusan Bikers Honda Semangati Pebalap Indonesia di Sirkuit Mandalika

Menindaklanjuti konsep kolaborasi di level yang lebih luas tersebut, Kadispar Lobar memberikan bocoran terkait rencana kegiatan besar selanjutnya yang nantinya akan melibatkan masyarakat. Hal ini tentu sangat penting untuk menepis isu negatif terkait penyelenggaran kegiatan eksklusif yang dibuat oleh Dispar Lobar.

“Insyaallah setelah festival air di Sekotong, kami akan menghadirkan kembali sebuah event kolaboratif bersama masyarakat dengan tajuk “Welcome to Senggigi” pada tanggal 18-21 November,” tambahnya sebelum menutup sambutan.

Di sisi yang lain, Diana selaku tamu undangan saat itu mengungkapkan kegembiraannya dengan perhelatan kegiatan ini. Menurutnya, event seperti ini merupakan strategi promosi yang baik untuk mengenalkan Senggigi di kalangan yang lebih luas.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali, apalagi dalam tahap pemulihan pariwisata. Perlu banyak diagendakan event agar destinsasi yang ada diketahui oleh masyarakat, baik di tingkat lokal maupun mancanegara” imbuhnya. (RL)