Jatuh dari Motor, Dua Jambret Diamuk Massa

jambret
JAMBRET: Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam, memberikan keterangan pers terkait dua pelaku jambret yang berhasil diamankan Polisi usai diamuk warga di Jalan Panji Tilar, Perumnas, Jumat kemarin (4/1). (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Nasib sial dialami dua pemuda, Zen, 24 tahun, warga Kelurahan Karang Panas, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, dan seorang lagi yang masih dibawah umur berinisial RS, 15 tahun, warga Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Tertangkap basah sedang menjambret korbannya di Jalan Panji Tilar, Perumnas, Kelurahan Tanjung Karang, dan terjatuh dari motor ketika sedang dikejar, kedua pelaku jambret ini akhirnya babak belur dihajar massa.

Kedua pelaku ini tertangkap warga saat sedang menjambret sebuah telefon genggam yang dibawa seorang pengendara motor bernama Nurul. “Korban saat itu sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor, dan menaruh handpone di dasboard motornya. Rupanya pelaku membuntuti dari belakang, dan ketika suasana agak sepi, pelaku kemudian memepet motor korban dan langsung merampas handphone korban,” jelas Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam, Jum’at (4/01).

Setelah berhasil mengambil barang korban, pelaku kemudian melarikan diri. Menyadari itu, korban tidak tinggal diam, dan berusaha mengejar pelaku sambil berteriak, sehingga mengundang perhatian warga, dan langsung mengejar pelaku.

“Korban bersama warga mengejar pelaku, dan ketika ada kesempatan, korban dengan beraninya menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor pelaku sehingga terjatuh. Pelaku pun tidak dapat berlari, karena sudah dihadang warga,” jelas Saiful Alam.

BACA JUGA: Pelaku Utama Pemerkosaan Siswi Madrasah Ditangkap

Detik selanjutnya, aksi main hakim sendiri oleh warga pun tidak dapat dihindari. Namun beruntung ada anggota kepolisian yang kebetulan sedang melintas, dan segera mengamankan pelaku dari amukan massa. Pelaku kemudian dibawa menuju Polres Mataram bersama korban dan juga barang bukti. Kepada polisi, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan penjambretan. Alasannya tidak lain karena masalah ekonomi.

Atas kejadian ini, Kapolres Mataram mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi membawa barang-barang berharga yang dapat memancing niat jahat para pelaku kriminal. “Jika bepergian sebaiknya jangan membawa barang-barang berharga yang sifatnya mencolok. Karena itu dapat memancing niat jahat para pelaku. Kalaupun dibawa, simpanlah di tempat yang aman. Satu lagi menaruh barang berharga di dasboard motor itu rentan dijambret,” pungkas Saiful Alam. (cr-der)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid