Jatayu Gugur di Tangan KLU

SERU: Permainan antara Jatayu dan Mitra Abadi KLU berlangsung seru di lapangan bola voli Babaretow Jelantik Jonggat, kemarin (DHALLA/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Putaran kedua open turnamen bola voli Bupati Lombok Tengah 2016 Cup, menjadi laga mematikan bagi sejumlah klub yang sudah kalah pada putaran pertama.

Ada 4 klub yang sudah gugur hingga Minggu (4/12), yakni PU Lobar, Vorlen, The Lagend dan Jatayu. Jatayu sendiri ditaklukkan Mitra Abadi KLU, kemarin (4/12). Saat berlaga, pertandingan cukup seimbang dengan skor 3-2 (Mitra Abadi-Jatayu). 

Sayang, anak-anak Jatayu tampaknya betul-betul santai menghadapi lawannya. Sementara anak-anak KLU selalu memberikan perlawanan sengit sejak set pertama. Tim Dayan Gunung ini sepertinya tak mau mengulangi kekalahan saat sama melawan LTP Mataram pada laga 25/11 lalu. Karenanya, mereka memberikan permainan terbaiknya saat set pertama. Alhasil, mereka pun keluar sebagai pemanang dengan skor 25-10 (Mitra Abadi-Jatayu).

Angka ini membutikan bahwa anak-anak Jatayu nyaris tak memberikan perlawanan. Mereka tak mampu mengimbangi keganasan anak-anak KLU pada set pertama ini. Kekalahan itu ternyata menyukut semangat anak-anak Jatayu. Di mana pemain ini merupakan perpaduan antara pemain senior dan junior.

Sebut saja Agus bernomor punggung 10 yang menjadi toser andalan Jatayu. Pemain yang cukup berpengalaman dengan tipuannya. Ditambah pemain junior Angga, Bayu, dan Dion. Mereka bersatu memberikan perlawanan hingga akhirnya berhasil membalas kekalahan dengan skor 21-25 (Mitra Abadi-Jatayu).

Bak gayung bersambut. Kedua tim ini saling membalas. Mitra Abadi kembali mengluarkan jurus sakti dan strateginya. Terlebih, mereka memiliki cukup pemain cadangan untuk saling mengganti di samping banyak pemain andalan. Sebut saja Omeng bernomor pungung 3, kemudian Agus nomor punggung 7, Gufron nomor punggung 8. Pemain muda ini selalu menunjukkan semangat lebihnya saat bermain.

Mereka kembali mengamuk pada set ketiga dengan sejadi-jadinya. Smesan tajam, umpan manis, serta servis nyaris saja tak ada kesalahan. Sehingga mereka berhasil meninggalkan anak-anak Jatayu pada skor 25-14 (Mitra Abadi-Jatayu).

BACA JUGA :  Turnamen Sepakbola Antar SD Segera Digelar

Kekalahan set ketiga ini kembali dibalas anak-anak Jatayu. Bahkan, pada set keempat ini betul-betul mengamuk. Teritama dua pemain muda andalan Jatayu, Bayu dan Angga. Smesan mereka yang sebelumnya gagal dan sering melakukan kesalahan. Entahlah, pada set keempat ini sepertinya ada tenaga super yang membantu mereka.

Smesan kedua pemain junior ini tampil memukau dan mengundang entertain penonton. Smesannya gila dan jatuh di benteng pertahanan anak-anak KLU. Meski sebaliknya, anak-anak KLU tampaknya tak beruntung pada set keempat ini. Setelah melewati jus dengan angka 24-24, akhirnya keberuntungan memihak kepada Jatayu dengan skor 24-26 (Mitra Abadi-Jatayu).

Babak penentuan pada set kelima pun masuk. Anak-anak Mitra Abadi yang sepertinya tetap berada di atas angin tetap bermain dengan keganasanya. Bahkan, mereka sepertinya mau buru-buru menuntaskan permainan itu. Pada set kelima ini, anak-anak Jatayu tak bisa memberikan perlawanan sengit. Mereka terkunci pada anga 15-10 (Mitra Abadi-Jatayu). ‘’Ini betul-beul permainan sengit. Mitra Abadi pun akhirnya keluar sebagai pemenang,’’ ungkap komentator Armin Ahmad.

Pada laga Sabtu (3/12), panitia mempertemukan The Legend dengan Putra Mataram. Pada laga ini, nafas tua The Legdend kembali tersengal. Tenaga tuanya tak mampu membendung power young anak-anak Putra Mataram. The Legend pun akhirnya gugur dengan skor 3-1. Pada set pertama 20-25, set kedua 25-21, set ketiga 18-25, dan set keempat 19-25 (The Legend-Putra Mataram). ‘’Untuk besok seore (sore ini, Red) panitia akan mempertemukan antara Bajang Batu Kumbung melawan PLN Lobar,’’ tanas Armin. (dal/*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaPilkades, H Iskandar Janjikan Perbaikan Pelayanan Publik
Berita berikutnyaJaga Silaturahmi, Korem Gelar Lomba Burung